KOPI dari Bukit Menoreh.


26230864_10213120516340572_2920677724357989631_nRasanya melihat biji kopi di sangrai, di giling lalu diseduh pakai air mendidih sampai dihidangkan adalah sesuatu banget. Melihat Bu Rohmat menyiapkan bara api dari sabut dan batok kelapa saya jadi kepo. Pasangan suami istri ini sehari-hari membuka kedai di kawasan Samigaluh.26230524_10213114774997042_4192023805244857523_n

“Bu Rohmat, kalau Robusta dan Arabica, secara penampakan bagaimana membedakannya..”

Kalau Robusta di gongseng berubah kehitaman. Kalau Arabica ada bagian tertentu yaitu biji ysng membelah tetap saja putih kendati disangrai berulang kali.

Untuk bisa membedakan, saya menyiapkan dua kopi dari alam berbeda. Alam Parahiyangan, Bogor, saya seduh8 gram dengan air mendidih. Dari Bukit Menoreh saya perlakukan sama.

Itu saja..

Minumnya bergantian…

 

#Sungai jernih di jalan Kaliurang

Advertisements

Passport


Kalau Passport anda habis pada 01 November 2017 dengan masa laku 1 Nov 2012 sampai 1 November 2017 , maka praktis anda tidak bisa bepergian sejak Mei 2017, alias enam bulan  sebelum Jatuh Tempo.

Misalkan  anda urus perpanjangan passport bulan Mei 2017, maka masa kadaluwarsa pasport diubah dari 1 Mei 2017 sampai 1 Mei 2022. Setiap masa perpanjangan Pemilik pasport selalu dirugikan enam bulan.

Tengok negara lain seperti Singapura (negeri kecil lah), kalau menengok Amerika nanti ditolak.  Tiga bulan sebelum hari H habis masa berlaku, warga cukup mendaftar ONLINE. Sekitar seminggu datang pemberitahuan bahwa Passport yang baru (zonder di korting bulannya), sudah selesai, silahkan datang pada pukul Sekian (harap tepati jam yang ditunjuk). Passport sudah bisa dipakai. Nggak mbelibet kudu cap ini itu, foto ini itu, apalagi instruksi “LENGKAPI BERKAS DENGAN FOTOCOPY a,b,c,d sampai Z”

Ternyata passport kulit merah Singapura ini sudah masuk akreditasi “Passport Powerful” di jagat. Lho negara kecil Bro, bagaimana bisas  passportnya paling hebat mengalahkan negara adidaya Jerman yang selama ini ada ditampuk teratas.

APA PENILAIANNYA

Passport Singapura membebaskan warganya mondar mandir ke luar negeri 159 negara tanpa Visa. Dan Negeri yang dituju memberikan lampu hijau “zonder visa”. Ini soal bagaimana kerjasama luar negeri antar negara.

Amerika saja masih belum masuk katagori tersebut. Pasalnya Papi Trump membuat Turki dan Negara Afrika bereaksi mencabut kebebasan Visa kepada Amerika.

 

passport

 

 

Pisang di Bogor, Cauk di hari biasa


Date: Tue Aug 17, 2004 9:41 pm

“Di Bogor, terutama seputar Puncak, diluar hari liburan, jangan harap dapat pisang Bogor yang gemuk dan lezat” Pesan seorang teman, Yuyun, sambil memamerkan tanaman mints, selada, strowberry dan beberapa nama bumbu yang sampai tulisan ini dibuat belum sempat saya “download”. Teman ini baru pindah dari sebuah hotel di Malaysia, istrinya tidak kuat menghadapi pelecehan sebagai “nyai” atau TKI. Lalu baru setahun di KL, sudah ahtret dan dan mendarat menjadi GM disebuah hotel di kawasan Puncak Pass.
Dia pasti sedang berkelakar ketika saya mengunjunginya minggu lalu di ketinggian 1450 meter diatas permukaan laut. Tapi anekdotnya membuat saya jadi penasaran habis, apakah ada hubungan erat antara hari kerja dengan hari libur dengan ketersediaan pisang.

Padahal kenyataannya pisang dapat dinikmati setiap hari. Dijual dipinggir jalan bersama dengan umbi cilembu yang berdarah madu, talas bogor, nangka, nenas dan banyak lain.
****
Lalu apa pasalnya sampai dikatakan tidak setiap hari tersedia?

Usut punya usut, di kawasan puncak, setiap hari kerja Senin sampai Jumat maka buah ini bergelar “CAUK” alias pisang juga dalam bahasa Sunda. Dengan harga “cauk” alias pisang maka pedagang di daerah Bogor menjual buah-buahan yang dikenal sebagai anti kanker ini dengan harga “normal” kepada pembelinya. Untuk sesisir pisang Ambon, misalnya dihargai Rp. 3000. Namun ketika hari libur tiba yaitu Sabtu dan Minggu, cauk akan menghilang. Lalu muncul “pisang” dengan harganya sudah disempurnakan menjadi Rp. 8000- Rp10000. Lalu bagaimana dengan harga sayur mayur kebutuhan rumah tangga seperti kangkung, slada, bayam. Ternyata untuk keperluan tersebut harga sayuran tetap stabil baik hari libur maupun bukan. Mungkin karena pedagang tahu bahwa konsumennya adalah penduduk yang menetap di kawasan tersebut.

Rupa-rupanya bukan hanya tarif hotel di lokasi pariwisata yang memasang harga khusus dimasa liburan. Buah-buahanpun ikutan unjuk setia kawan.