KUWE SINCIA


Saat kepercayaan lain bersuka cita merayakan hari besar.  Kami ikut bahagia. Dan ikut ucapkan nderek bungah. Ikut senang. Seperti saat teman berulang tahun, misalnya.
Dan sekarang juga ikut senang umat Tionghoa sebentar lagi merayakan Tahun Barunya, menyambut datangnya Tahun Anjing..

#sincia
#valentine
#mengapa selalu membenci
#dulu nggak begitu

Advertisements

DurianGasMIC


Awas kena ilmu belah durian

Durian Sultan emang kampiun. Durian Mountain King juga Jawara.

Struktur daging yang mulus macam bahunya Sahrini ini kalau dicepol serasa menggigit lempok (dodol juga) dan begitu ada reaksi kimia dalam mulut baru deh kepala rasanya “theng” ada sensasi durianGASMe.

Ini yang ruar biasa. Freud saja belum tahu..

Kendati harganya sedikit Mendongak (lawanan miring) ketimbang di negeri kita jangan kecil hati. Jaminannya kalau sekali coba Sultan a.k.a D24, kaya kata iklan Komeng – Yang Lain(g) – lain ketinggalan bisa-bisa ndak kepingin yang lain.

Uniknya lagi pedagang durian di supermarket menganut sistem “NON COMPLIANCE” (tidak patuh). Coba saja datangi penjualnya di supermarket macam GIANT – Singapore, maka penjual ini punya DISPENSASI untuk tawar menawar disitu dan begitu harga cocok serta halal dalilnya untuk icip-icip maka kasih order “BHONGKOS” macam iklan Hary Moekti.

Soal mesin yang menelurkan kertas berisi aritmatika – vendor Durian sih nggak bakalan tersentuh teknologi. No receit..Lah..

Pengalaman kami kalau niat beli durian, siapkan uang pas. Misalkan anda lihat durian dibanderol $25/kotak gabus. Siapkan saja uang segitu.

Penjual durian ilmunya ngalah-ngalahin Angku-angku Pariaman, Lubuk Sikaping, atau Padang Panjang yang kondang pinter berdagang. Dengan kemampuan multi langua dia punya omongan manis-manis dodol tetapi bikin kliyengan, tidak sadar dompet jebol.

Kalau anda angsongkan lembaran $50, tukang belah duren akan menggocek anda kekiri, kanan, depan balik dekat gawang. Dan buntutnya anda bisa dipengaruhi beli durian sampai $50. Atau lebih lagi… Bilamana anda setor $30, alih-alih kasih kembalian, mereka membujuk anda untuk tambah lagi “sedikit” – lalu “breg” kita membeli dan membeli. Tontonan ini bagi saya seperti pelajaran ilmu marketing zonder bahasa njelimet macam “margin, stock, reaksi pasar..”

Cara mereka menggocek yang luar biasa… Kita musti pasang muka NAZI Jutex untuk mengatasi cara bicara mereka… Entoh tetap saja Aku suka tertipu mereka..dan tertipu lagi..

Mungkin ini ya yang dinamakan NAZI Mabok Durian.

Kue Ranjang Bikin Lengket di Ranjang


Date: Thu Feb 13, 2003 10:03 am

Mau Panjang Umur ?, Lengket dengan pasangan? , atau bahagia sampai “n” keturunan, mendingan santap Kue Ranjang…

Apa sih beda kue ranjang dengan kue dodol, sama-sama manis, sama-sama lengket, dan sama-sama gurih, dan sama-sama dibuat dari tepung ketan dan sama-sama dua-hari dua malam mengulennya….

Dan kenapa sampai dinamakan kue ranjang, padahal bentuknya seperti baskom terbalik gitu…..

Dinamakan kue ranjang atau keranjang, bukan lantaran yang makan ini kue bisa bakal plerak-plerok alias “tukmis” melainkan kalau kue ini disusun secara proporsional dan konstitusional, maka tumpukan la teleskop ini kalau diikat pakai tali rafia, atau tali asin, dia mirip seperti sebuah keranjang (tapi bukan)….

Soal tumpuk-menumpuk ada simbolisnya seperti kalau cuma 3 susun, maka cuma sampai 3 keturunan bakal bahagia, dan untuk susunan seterusnya matematikanya saya serahkan kepada anda.

Kalau dodol disusun-susun seperti rumah susun, namanya tetap dodol-susun.

Lalu kue ranjang kata pembuatnya, menggunakan gula pasir import bisa lokal bisa, sehingga bentuknya lebih terang, sedangkan dodol pakai gula merah, jadi potret agak “buram”…. Sekalipun dodol dan kue ranjang bisa diaduk dua hari dua malam, tapi ada persyaratan “klinis dan klenis” yang terlibat. Pertama pembuatnya musti dalam keadaan tenang tidak kemrungsung. Kedua bagiu perempuan yang sedang memproduksi “saren”, sangat dilarang menyentuhnya apalagi melirik adonan ini. Saya lagi cari hubungan kue ranjang dengan komodo, tapi belum ketemu. Kalau pantangan ini dilanggar, biar sudah dua hari dua malam diaduk, adonan bakalan “ngebrok”, alias longsor. Gawat kan?

Babah Asiu malahan lebih extrim lagi, dodol ini berkhasiat buat jurus “Lemparkan Dodol ke atas sembari tambal bocoran langit.” Maklum begitu SinCia masuk hitungan, langit jadi bocor lantaran para dewa asik nginjek genteng langit. Jadi harus ditambal agar hujannya tidak mengobrak-abrik mayapada ini.

Bagaimana menikmati Dodol yang tidak ngebrok ini.

Kalau anda tidak sabaran, apalagi sudah mencium wanginya dodol dalam bungkus daun pisang. Langsung saja dodol diiris dan disantaBB. Tetap kalau mau sedikit repot apalagi musim hujan begini, dodol tadi diiris lantas masukkan kedalam tepung, campur dengan telur lalu di goreng, mantaBB.

Atau dikukus dan dihidangkan dengan parutan kelapa, seperti ongol-ongol (tapi bukan) juga gleg glek…

Menjelang hari Raya Cap Go Meh, biasanya ada hidangan lontong Cap Go Meh. Jangan percaya ini dari “mainland” sebab opor dengan taburan bubuk kdelai ini ini adalah hasil rekayasa pembauran. Terutama orang Tionghoa dari Semarang dan Jakarta.

Jadi jangan main-main dengan dodol eh kue ranjang, rasanya mantaBB khasiatnya juga heboh.

Komentar