Rumah Angkot


 

Tidak ada tempat di belahan bumi NKRI ini yang tidak dimanfaatkan.

Dua buah Angkot mangkrak di jalan Muwardi Raya sebentar saja digunakan para pemulung berteduh, menginap, menjemur cucian dan tempat parkir gerobak. Entahlah apa mereka sudah minta ijin dari  pemilik angkot mengijinkan propertinya dijadikan TKP Rendezvouz.IMG_0172 (2)

Tidak lama lagi anak anak mereka dari manusia gerobak menjadi manusia Angkotan..

Advertisements

Obat Gatal


Begitu mendengar suara derum mobil dan pengeras suara, pikiran saya sudah lari ke mobil menelurkan manusia anak-anak, lelaki dan perempuan lantas disuruh berlarian sambil bawa kaleng sumbangan.

Yang didalam mobil membujuk dengan kata manis, sedekahkan sebagian harta anda kepada Tuhan kelak akan berlipat ganda yang anda peroleh.. Tapi tidak jelas apakah mereka yang bicara itu juga bersedekah?

Ternyata saya salah kira… Mobil ini dipakai untuk menawarkan obat koreng.. Rasanya ya kurang faktor WOW.. Mustinya obat oles Hajar Jahanam kek.

 

 

 

Cendol marendol endol2


Cetakan cendol buatan dalam negeri.

Bisa bikin cendol, giliran jadi hasil cetakan seperti membuat bubur sumsum yang “magel” alias “mringkil” kata orang Jawa. Ternyata menghasilkan Cendol cantik seperti babang cendol Bandung butuh kesabaran, usaha. Dan dibantu dengan alat sederhana ini.

#Persiapan wedding Satrio dan Raini (17.12.2017)
#cendol
#cetakan Cendol

 

 

FOTO PRE-WED


Mendadak ada permintaan untuk memasang foto Pre-wed yang telah dibuat oleh anak-anak sebelum mereka menuju ke pelaminan. Search di Lapak Online, search secara fisik ke kawasan sekitar kami.

Agak mengecewakan dengan pencarian bingkai di penjual pinggir jalan. Usahanya sepi namun, ketika datang calon pembeli harga digenjot tinggi. Beda dengan lapak online. Kami memilih yang bisa menggunakan Ojek Online.

#Nizam Galery
#Bingkai Foto
#Pred-Wed
@Wedding 17Des2017

DAPET MELON DIMANA..BERAPA DUIT?


TKP – Pasar Tradisional -Grogol

Perempuan bersepeda ini sedan melewai jalan Muwardi Grogol ketika mendadak ia dihadang pengemudi sepeda motor. Lalu terjadilah percakapan..

“Pok, dapet beli gas dimana?” – tanya yang dibonceng Sepeda motor. Si perempuan lalu menunjuk ke arah pasar. Tetapi maksudnya toko di sebelah pasar..

“Toko engkoh Apin tuh!” – tapi kalau beli dia minta segel dicabut ditempat. Pasalnya gas lagi susah kenapa engkoh punya persediaan. Bisa-bisa kena perkara dikira menimbun.

Pembicaraan ibu rumah tangga yang paling blingsatan kalau gas masak habis berlangsung lancar kendati mereka tidak saling mengenal..

Fungsi lain kaca spion


TKP – Jalan Muwardi Grogol. Pasar Tradisional..

Hari masih sekitar pukul 11 siang tetapi teriknya bukan alang kepalang. Tak heran, minuman dingin banyak diserbu. Tak ketinggalan babang es doger. Bahkan saking manisnya, sekelompok “drone” zonder batere ikutan merubung mencari tumpahan gula.

Seorang pengendara motor yang kehausan, segera minggir dan order segelas doger. Baru saja akan dinikmati, HP-nya berbunyi. Ia tidak kalah akal. Spion dimanipulasi sebentar dijadikan tatakan gelas.  Lalu ia meneruskan menekan layar smartphone.

Pabrik sepeda motor boleh jadi tidak terbersit bahwa kaca spion di Indonesia menjadi tstakan es doger sementara pemiliknya membaca smartphone.