BISNIS TKR di Medan Suriah


THE RUSSIAN BLACKWATER

Pasca penggulingan Saddam Husein, muncul jasa pengamanan partikelir. Yang kondang adalah The BlackWater. Mereka menggunakan logo seperti cakar beruang. Namanya bisnis jasa pengamanan, orang Rusiapun tak mau ketinggalan memeriahkan khasanah dunia per-Serdadu Bayaran. Sementara inilah group Satpam Internasional yang mampu menembakkan senjata, berkelahi satu lawan satu, mengoperasikan Tank Artileri, meledakkan bom, menerbangkan drone. Pendeknya ini tentara elite, mesin perang yang tidak mengenal ideologi, dan tidak kenal agama.

 

Bulan Februari 2018 Sekutu menggempur Suriah Timur di Deir ex-Zor (Suriah).
Gempuran senjata yang melibatkan F22, DRONE. REUTER mengabarkan 300 pria tentara bayaran tewas atau luka. Ada yang bilang 100 tewas ada sumber mengatakan sekitar 80. Keesokan harinya Kremlin mengaku (cuma) ada 5 militer Rusia.

Keterlibatan Rusia membuat urusan di Suriah menjadi sengkarut sebab “range” perang “PROXY” sudah meluas menjadi antara Rusia dengan Amerika. Beberapa kali pesawat tempur Amerika nyaris bertabrakan diudara dengan Rusia.

HADIRNYA WAGNER.

Adalah Dimitry seorang tentara Rusia yang makan asam garam perang. Rupanya lelaki kelahiran 1970 di Ukraina ini bikin usaha sampingan. Nama sandinya WAGNER. Mulanya sekedar Jasa pengamanan VIP atau instalasi straregis minyak disana. Sejak itulah orang mulai sadar ada Tentara Bayaran BlackWater Amerika sudah memiliki pesaing. The Russian Blackwater.

Ia merekrut tentara dari mulut ke mulut. Tidak ada website. Kalaupun mereka kena OTT, Kremlin memilih menjawab “tidak kenal, lupa, atau tidak tahu.”

Semua pihak memang tutup mulut. Namun siap menyangka para janda dan anak yatim yang ditinggalkan memposting kesedihannya di media masa. Dan warga Net bereaksi.. Dan orang makin sadar, perang bukan seperti pertandingan Tarik Tambang Musuh dikiri kanan bendera. Perang Proxy tidak mengenal ideologi. Apa kita percaya orang Rusia mengenal Suni, Siah?.

Apa sih imbalan perang di Suriah.. Seperempat dari hasil produksi Sumber Daya Alam di Suriah.. Yang otak dagangnya licin, ya imbalannya cukup sampai cucu.

Yang lugu ya umpan peluru.

 

Out of topic

#jadi teringat seorang teman semasa SMA, sekitar 20tahun lalu saya menilpunnya. Rumor ia menjadi tentara bayaran. Masa SMA ia memang kerap berkelahi. Yang masih ingat dibawah pohon kelapa (ya saya sekolah tidak punya pagar), ada dua lelaki berkelahi. Nas ini memang Yudoka, sehingga lawan yang hanya menang nekad, berkali-kali dibantingnya. Jengkel, lawan mencabut pisau (sekolah bawa pisau, ya saudara saudara). Nas berlari, pisau dilempar tapi apalah pisau dapur. Begitu tahu pisau sudah mengenai tubuhnya (gagangnya), Nas mengejar balik musuhnya. Yang notabene teman saya juga.

Saya menduga “Nas” ini ke Afganistan. Tapi saat ditilpun, malahan mengatakan telinganya tuli total sebelah lantaran sering mendengar  ledakan. Saya kehilangan nomor tilpun (HP belum ada).

 

Image may contain: 4 people
Image may contain: 8 people, outdoor
LikeShow more reactions

Comment

Comments
Mimbar Bambang Saputro added a new photo.

12 hrs · 

Bubur Ayam BCA Grogol

Advertisements