WO … Jilid Dua (2)


WO Jilid Dua.. (2)
#Ada Adegan Yang Nyaris tak didokumentasikan pada (2007)
#Alasan kami butuh WO atau EO
Gaga Helena pimpinan Wedding Organizer (WO), Lolypop  dalam medsos-nya menaruh komentar… “Tanduk Gw Secara Bru Turun setelah Pengantin Naik Pelaminan…” – perempuan berwajah sayu ini tidak sedang bercanda. Sebelum pengantin naik panggung – Ia stress level dewa. Ibarat bisul belum meletus, masih cenat cenut.
Kendati tidak secara khusus, saya kadang melihat dengan sudut mata, Gaga, nama penyayang Orang Hutan langsung di habitatnya ini berteriak sekencangnya dari belakang. Tapi jangan salah, bukan Tanduk Merah yang muncul, seperti pengakuannya melainkan sepasang putih selembut bulu angsa dibelakangnya, lalu bocah-bocah kecil telanjang terbang sambil bermain suling dengan gerakan dan kecepatan seperti kelelawar menyambar serangga… (filem apa ya).
****
Sepuluh tahun lalu, Desember 2007, kami menikahkan anak zonder WO.. Di Gedung Aneka Tambang, Jalan Tahi Bonar SImatupang, Jakarta Selatan, Desember 2007.
Alkisah skenarionya pukul 19:00 prosesi dimulai, namun sebelumnya diadakan photo booth, kacar kucur. Satrio yang menjadi pengantin Desember 2017, dua pelita kemudian, bertugas mengisi acara RAYAHAN yaitu membawa pikulan berisi barang rumah tangga lantas mengelilingi tamu sambil menawarkan dagangannya dengan lagak jenaka. Dalam ukuran timer DSLR (tiga detik), barang ludes. Dokumentasi rayahan tidak terekam kamera Official. Kalau saya tidak nggembol tustel kecil, acara itu lewat tanpa kesan.
Alhamdulilah – semua ubo rampe pra-resepsi bisa rampung sebelum pukul 19:00. Laporannya semua tamu sudah mengisi separuh ruangan.
Maka tanpa bilang ba..bi..bu acara prosesi dimulai. MC sedikit kalang kabut umumnya acara harus molor, mengapa ini malah kecepatan. Terkesan terburu-buru.
Kalaulah saat itu Gaga(WO) sudah hadir, acara Rayahan akan terdokumentasi dengan lengkap sebab juru foto dibekali pengetahuan sebelumnya. Ibarat pemburu, ia diberi tahu kapan kijang akan lewat jalan yang biasa dilaluinya – dan kita tinggal panen foto.
Apa alasan saya melakukannya – sebab kebelet pingin melepaskan stress.
Maka pada Minggu malam 17 Desember 2017, beban kami pindah ke LolyPop. Plus satu pemandangan anak-anak remaja dengan alat komunikasi di kepalanya lantas berbisik tapi keras… “Cik, cik, Pengantennya mau menyanyi..”
Ah indahnya
#Gedung Wanita Patra Simpruk
Baca Juga
Advertisements