Nasgor Sepiring berduwah


NasGor Sepiring Berdua..
Ambyar juga iman di Sabtu akibat luar biasa hebatnya arus kendaraan melewati perumahan Antilop Maju – Jai Cempaka. Termasuk melalui kedai masakan bertajuk Bakmi dan Seafood “99”. Bahkan lebih nestapa, selama ini warung ini difitnah sebagai “thethenger” kalau mencari alamat kerabat.
Contohnya…

Dewasa ini kami sering bersilaturahmi ke kerabat, terutama yang usia lanjut.Kami main tancap gas seperti dua puluh tahun lalu. Dulu perumahan belum padat, hardisk masih mayan loadingnya. Begitu nyampe di TKP, mulailah kami langlinglung mengingat Jalan Cendrawasih Tiga atawa Cendrawasih Empat. Seperti meledek peta WAZE ikut muter-muter tidak tahu tujuan… sial bener.

Tetapi seperti Poo si Beruang dalam Kungfu Panda, ingatan jadi tajam manakala diembet-embet dengan makanan. Misalnya dengan mengingat “Alamatnya adalah gang kecil Sebelah Restoran Seafood 99”

Langsung Jreng-Jreng.. Apalagi ada “Predikat” pagarnya rada menjorok ke tengah jalan..

Baru tadi kepikiran “Apa Katah Dunia!” – liwat liwet zonder mampir.

Maka dengan ekskyuses tadi ada kakeknenek duduk manis, diantara dereta bangku kosong memotret babang nasgor yang tidak pernah duduk melayani pembeli yang “TaPaw” – hokian dari “Bungkus!”. Kecuali kami, semua pemesan termasuk yang pendukung berat Papa Minta Saham seperti yang di Bali itu, mereka memilih bungkus.

Siang ini Brunch ditutup dengan Nasi Goreng Sepiring Berduwah. Teh gratis- sorang satu gelas.

#masih seputar persiapan 17.12.17

 

Advertisements