Liong Bulan tidak ke Bulan


Inilah kopi kebanggaan anak cucu Kerajaan Pakuan Bogor. Walikota BOGOR Arya Bima – malahan menikmatinya panas-panas tanpa disruput. Mak Theng!
Aturan main menikmatinya produk yang eksis sejak 1945 ini adalah air yang 100% mendidih dituangkan kedalam gelas berisi bubuk kopi dan jangan diaduk.
Biarkan sampai butiran mengendap, itu baru trade mark cap Liong Bulan.

Sempat dihantam HOAX yang berhembus bahwa mereka tutup, ternyata yang tutup adalah agennya. Pabriknya sendiri masih berkibar.

Tetapi justru HOAX inilah yang menghembuskan bendera Liong Bulan agar berkibar lebih kencang..

Kopi ini tergolong kelompok radikal PLURAL, pabriknya menerima pasokan petani sekitar, tidak menampik Kopi Lampung. Seperti Kenong, Rebab, Gong, Kendang membentuk harmoni indah..

Jadi mau Robusta, Arabika, Afrika, semua masuk dan diterima. Disruput jelas Endaaaah sorendah..

Advertisements