Serangan babi hutan di Singapura


Seperti biasa sekitar pukul 8 pagi warga Bukit Gombak ini hendak melakukan aktivitas sehari-hari. Saat berjalan menuju stasiun MRT HillView, ia melihat seekor babihutan berjalan di jalan raya.

Ia biasa melihat hewan ini di Singapore, sebab beberapa kawasan seperti Taman besar, oleh pemerintah Singapura mahluk ini dibiarkan beranak pinak sebab itulah hukum mengapa ia hadir ditanah sana.

Namun sikap babi hutan yang biasanya berlari kalau didekati, kini malahan berbalik agresif.  Melihat gelagat tak menguntungkan, Ia mencoba berlari menjauh, namun babi kesetanan ini lebih cepat. Apalagi Jin,44, sempat terjatuh sehingga mudah bagi mahluk ini menggulungnya.

Puas menganiaya Jin, babi bermaksud lari ke hutan namun sebuah kendaraan menabraknya sehingga tewas akibat luka yang dideritanya.

Tidak ada viral kerumunan manusia yang menunggu babi menjadi manusia dengan tuduhan “babi ngepet” – apalagi kalau tetap jadi babi kita ngeles “syukurin kagak bisa jadi manusia lagi..”

Beberapa bulan ini warga Singapura mulai sering “konflik-halus” dengan mahluk ini. Belum lama ini seorang pengendara motor terkapar lantaran menabrak babi yang mendadak menyeberang jalan.

Betul, pembangunan apartemen berjalan sangat cepat sehingga hutan mulain menyempit. Mereka seperti bingung melihat buldozer mendongkel tanah yang biasanya ladang perburuan makan mereka,  suara gemuruh crane, truk, manusia hilir mudik didekat mereka – dengan kata lain teritorial mereka.

Namun ada pula yang mengatakan, kebiasaan memberikan makan, sekalipun dilarang undang undang, sekarang menunjukkan hasil tidak asik. Babi menjadi “tuman” – dan berani datang minta makan. Saya melihat sebuah sedan SUV berhenti disuatu pagi, seseorang keluar dengan membawa satu tong daging mentah. Setelah melompati pagar hutan,  isi tong ditumpahkan ternyata daging. Sebentar saja celeng dan genjik berpesta pora.

Ketika manusia berhenti memberi makan,  babi menanggapinya sebagai tindakan melanggar janji serta provokasi.

(Gambar dari Straits Time)

ST_20171020_BOAR1_3500395

Advertisements