Sir.. your pin was Wrong


20171017_054832“PAK! PIN SALAH!, demikian salak petugas pengisian BBM di salah satu kawasan jalan Caman – Bekasi. Rupanya ia sudah menyisipkan kartu pembayaran – mengisi harga BBM lalu memberikan mesin gesek untuk saya enter PIN-nya.

Saya masukkan PIN, yang cuma enam digit. Ternyata salah. Ini PIN seumur-umur belum pernah diubah atawa diganti kombinasinya. Saya hapal dan dekat dengan nomor itu, sama dekatnya dengan urat leher saya (serem euy).

Saya coba kali ke dua, jreng.. dan pin salahbin – masih salah lagi.

Sebelum terlanjur napsu menggenjot pin ke tiga dan berakhir di blok sistem, maka saya mengeluarkan kartu kedua. Inipun bernasib sama.

Akhirnya saya menghitung enam bintang dikepala (pusing) dan cuma bisa membaca Panca bintang di layar alat gesek SPBU. Siapa tidak pening bin yak-ubeng. Lha wong nggak bawa cash, apalagi sedang gencarnya kampanye CASHLESS Country.

“Mbak kenapa saya masukkan enam bintang, munculnya lima bintang?” tanyaku.

Si embak menengok sebentar kearah mesinnya,  lalu merenges “Eh iya pak, kalau menekan angka “3” bapak harus lama mencetnya sebab agak rusak.

Tanpa dosa, mudah-mudahan cuma saya yang menjadi korban “keypadnya cuma rusak angka 3 nya doang!”

Coba kalau sampai dua kartu berbeda penerbit sampai di blokir, bisa seharian terbuang mendatangi kantor penerbit, bermacet, berantri mengeluarkan E-KTP untuk di E-Fotocopy.

 

Advertisements