Satu kali duar – tiga lampu “LEWAT”


Minggu siang 20.2.2017, Petir Menyambar. Ini barokah tahunan. Pertama tentunya ia datang dengan sinar menyilaukan, lantas udara ruangan menjadi hangat, dan seper sekejab suara DUAR sampai pekak telinga, guguk saya ketakutan sampai sembunyi dibawah kursi, dan rumah serasa pindah ke jalan tol Priok alias bervibrasi.

Ada dua kali alarm mobil harus ditentramkan. Sensor menyangka ada yang mau bongkar pintu dengan cara digoyang.

Beberapa tetangga langsung mati lampu. Termasuk lampu penerangan di depan rumah.

Lampu jalan ini “Mandiri” – artinya pasang sendiri, kelola sendiri. Ada 3 lampu. Mati sontak ketika petir menyambar. Sepertinya ada logam dibawah rumah kami ini sehingga menjadi langganan PLN alam.

Ketika paklik Pardi memeriksa lampu, rata-rata seperti lepas (koplak) dari gagangnya. Lampu beginian (beli Dec2016), katanya ada garansi boleh dikembalikan asal ada kotak, ada resi pembelian.

Bukan cuma lampu yang dilibas PLN alam, satu pemanas, satu AC langsung minta service.. Yang lain.. cek aja sendiri (gaya agnes pakai kaos merah)..

Sapa suru datang Bekasi.. sapa suruh..

Advertisements

GANTI ANTENE DIGITAL


20170214_233923.jpgGanti Antena Digital

Gara-gara serial Bollywood dari kanal ANTV selalu bermasalah saat hujan tiba, maka kepikiran mengganti antena TV. Apalagi usia antene sudah 10tahunan lebih. Bak Rajawali bulunya mbrodoli dalam arti kata sayapnya patah sana sini.
Penjualnya mengusulkan agar antene diganti yang digital terutama TV yang sudah layar tipis. Ketika usulannya saya ikuti memang penerimaan kanal TV menjadi lebih jernih.

TAMBAH DEKODER

Sampai disini anggaran belanja sudah ditutup.
Tetapi ada yang bilang disebutkan bahwa dengan menggunakan semacam decoder yang nama lengkapnya Set Top Box Digital Video Broadcasting T2 dimana T=terrestrial generasi 2, maka penerimaan bisa secantik Parabola..
plus…lha ini plus… lebih banyak cenel yang ditarik..
Usulan ini pun saya ikuti. Saya pasang yang buatan murmer biar kalo gagal tidak nyesek. Hasilnya memang eng ing eng..
Acara TV diterima dengan jernih, serta kanal lebih banyak.
Ini yang bikin saya mimisan (ada serial silat, kalau pendekar berbahagia, atau jatuh cinta dia mimisan).
DAN…….PRODEO….gratis uang bulanan… FTA free to air..
***
Masalah kecil yakni group MNC seperti RCTI – Global tak bisa ditangkap secara digital sehingga harus membypass Digital Receiver. Ini berarti saya tidak ketemu mars Partai Yang bisa diputar melebihi takaran minum Obat.
Tapi saya tidak terlalu kecil hati. TV satelit berbayar sejenis UseeTV dan TransVision pun mengalami kendala yang sama.

BIKIN SENDIRI LOOP kabel.

Solusi kalau anda kangen berat acara yang diselingi mars Partai adalah cobat cabut kabel antene yang kadang nyetrum dikit…drrrrrrrrt
ATAWA
Untungnya ada tips untuk menggunakan LOOP yaitu sambungan coax (bukan HOAX), yang memungkinkan kita berpindah dari mode Digital ke Mode Analog. Ini sama dengan bikin kabel antena satu lelaki satu perempuan sekitar 50cm.
Mimbar BS..Febuari 2017
******
PAKAI RECEIVER
TVRI…1,2,3,4, Metro, Trans, T7, ANTV, SCTV, CNN, Kompas, Gramedia, TV MU, O Channel, Nusantara, Inspiratip..
Tidak dalam Receiver : RCTI-GLOBAL-RTV-ELSHINTA
(Daftarnya saya lampirkan disini)
skema-digital
16473200_10210309522387480_6238802216520850156_n16708445_10210365212859707_4883597440344090599_n

Formulir Pendaftaran BPJS


img_20170210_0006img_20170210_0007Anda belum terdaftar BPJS.. Sebetulnya bisa lakukan online..
Namun kalau ingin memulung 4 lembar formulir (dua blanko kosong, dua blanko keterangan), bisa dilakukan disini formulir dalam bentuk pdf sehingga bisa langsung cetak

  1. Bawa alat tulis, termasuk staples, paper clip, lem
  2. Amplop ukuran A4 untuk berkas anda, sebaiknya yang transparan sebab  seringkali tumpukan diacak-acak pelamar yang karena lupa membubuhkan sesuatu lalu mengais diantara tumpukan.
  3. Banyak persediaan foto kopi Kartu Keluarga, KTP, Buku Tabungan,  Buku Nikah, Passport, lebih baik bersedia ketimbang anda harus tertunda karena dokumen tidak lengkap.
  4. Isi formulir dan datang sepagi mungkin, dibawah jam 07:00

 

 

img_20170210_0003img_20170210_0004img_20170210_0005img_20170210_0001img_20170210_0002

Global


Memasuki sebuah Bank milik BUMN memang kita dimanjakan dengan udara berpendingin, satpam yang ternyata terlatih membantu nasabah untuk urusan perbankan yang remeh temeh dengan sopan dan ramah tamah – sehingga tidak perlu menemui CS, lalu CS yang selalu berpakaian rapi dan setelah enak dipandang mata.

DI dinding terpateri hamparan kebun teh, udara berkabut sehingga terkesan berada di Puncak, lalu modelnya berambut diikat kebelakang seperti “Raline Shah” – Untuk menyatakan udara dingin di perkebunan teh, Model ayu ini mengenakan jaket denim dengan syal orange melilit di leher jenjangnya.

Ia duduk tegak disebuah batu beku, laptop terbuka dipangkuannya. Entah apa yang akan diperlihatkannya.

Boleh jadi menggambarkan bagaimana dunia global – internet banking – membuat orang tidak terbatas oleh ruang dan geografis.

Saya tidak tahu – kapan iklan tersebut dibuat, pasalnya Laptop Abu-abu tersebut masuk menampilkan 9 Pin Serial Port dan Slot PCMCIA card yang melompong.

Perasaan laptop jenis itu masih belum mendukung wireless.

Di suatu situs – ada adegan seorang bos menilpun seseorang – lalu ada komentar “Tilpun kok tidak ada kabelnya? – eh dijawab “this is AP (Adult Portal) – not IT”

Ups..(nabok tangan sendiri)…

LikeShow more reactions

Comment

Comments
Mimbar Bambang Saputro
Write a comment…
 
Mimbar Bambang Saputro shared a link.
13 hrs ·

ID-MSN.com

·

Mengapa Mengubah Data BPJS


Dodi terkejut bukan alang kepalang, ketika mengantarkan salah satu adiknya berobat, ternyata BPJS mereka dinyatakan menunggak iuran.  Inipun baru ia ketahui lantaran baru kali ini menggunakan fasilitas kesehatan (FasKes), dan selama ini sang ayah yang membayar iuran. Setelah sang ayah tiada (ibu meninggal terlebih dahulu), ia lalai melaporkan perubahan status ke kantor BPJS.
Formulir 4 adalah butir 6d – adalah salah satu contoh untuk menyetop kewajiban membayar BPJS jika salah satu anggota keluarga meninggal.
Bahkan bayi dalam kandungan, sekalipun belum memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan), wajib bagi orang tuanya melaporkan ke BPJS dengan menggunakan Formulir 4. Bilamana bayi telah dilahirkan maka setelah dua hari, harus dilaporkan dengan sekali lagi mengisi formulir 4.
Gambar di bawah adalah suasana loket untuk menumpuk berkas pendukung pengurusan BPJS, karena umumnya pendaftar dating SUBUH-SUBUH, yang ada hanya sebuah meja. Meja ini ternyata berfungsi sebagai nomor antrean. Anda yang datang terlebih dahulu, akan berada pada posisi paling bawah.
Kelak begitu pukul 08:00 petugas datang, tumpukan dibaca dengan urutan pertama adalah yang paling bawah.
Seperti juga Pilkada, tumpukan ini kudu dikawal.. Ada saja teknik nakal pendaftar, pura-pura lihat berkas orang, lalu pura-pura bloon berkas mereka disisipkan paling bawah (banyak yang mencoba trik ini).

 

2017-02-09-07-39-51

Mengurus Perubahan Data


Kami sudah dua tahun mengikuti BPJS Mandiri, selama ini belum pernah dipakai, untunglah sehingga terjadi subsidi silang. Namun beberapa kerabat berbisik untuk menggunakan fasilitas tersebut dengan misalnya membersihkan karang gigi, mengukur tekanan darah dan kadar gula anda. Tujuannya guna mengevaluasi apakah pembayaran BPJS kita selama ini lancar, kalau ada gangguan mumpung kita masih sehat.

Sebagai contoh, kami yang mendapatkan Fasilitas Kesehatan disuatu daerah yang agak asing bagi kami – sehingga kami putuskan mendatangi pelayanan Puskesmas terdekat. Ketika petugas melihat kartu anggota dari  tiga puskesmas responsnya lumayan “nembak”..

  1. “Urus BPJSnya melalui pihak ketiga ya…?”
  2. “Anda Militer ya, sebab puskesmasnya di komplek TNI”

Kami mendatangi tiga fasilitas kesehatan, yang menggembirakan – para petugas menlayani dengan hati, dengan semangat. Tak jarang kami dibujuki agar pindah ke Puskesma  mereka. Luar biasa. Tetapi sekalipun demikian saya tetap harus mendatangi pusat BPJS di Jakarta Barat.

****

Beberapa hari lalu saya masuk kampus WIDURI, bukan untuk kuliah melainkan parkir kendaraan – tujuannya meminta perubahan TKP Fasilitas kesehatan. Sudah dua tahun sejak saya mendaftarkan diri, memang tidak banyak perubahan. Tetapi saya yang banyak bingung. Terlalu pagi, terlalu banyak orang.. Untunglah dengan mendengar percakapan antar mereka, saya tahu Loket 1 itu untuk pendaftaran baru, dan loket 2 untuk perubahan data. Karena masih terlalu pagi belum ada petugas sehingga menyibukkan menjadi relawan..

Tetapi tak jarang saya diplengosi seperti Nikita ketemu Jupe. Pasalnya mereka juga curiga saya seorang “pihak ketiga..”

Jam 08:00 tepat kantor dibuka, kami antri dan hanya setengah jam saya sudah mengantongi kartu BPJS yang baru, lebih langsing dan mirip kartu kredit.

***

Kalau anda ingin mengurus perubahan data, sebaiknya memulung terlebih dahulu formulir dibawah ini (ada versi JPEG dan pdf). Satu halaman merupakan formulir dan halaman yang lain adalah petunjuk.  Semoga tidak bingung dengan istilah Nomor Registrasi, Nomor Induk Kependudukan, Pasfoto,  VA (Virttual Account), FasKes Primer. Dengan mengisi formulir dari rumah, maka anda tinggal menumpuk di meja di Loket 2 (dua), kalau oket 1(satu) – hanya untuk pendaftaran baru. Jadi lebih lama dan tidak riweh.

img_20170209_0001

img_20170209_0002

76=79


Di halaman rumah duka saya sempat bingung mengingat nama almarhum yang baru saja meninggal sehari lalu. Selama ini kami cuma memanggilnya “YEYE” panggilan cucu kepada kakeknya. Info lain  Yeye pedagang asal  Medan yang buka toko di Mangga Dua.

Lantas saya membuka FB, mulai menelusuri posting dari sahabat kami sebut saja ibu Tan. Tan ternyata nama sang Ayah.

Ketika saya sampai di lantai II VIP, suasana masih sepi. Ibu “Tan” Putri kesayangan almarhum, masih belum lenyap menahan isaknya. Bagaimana tidak, semasa hidupnya sang ayah hanya mau makan kalau putri menemaninya. Manakala bepergian – selalu  sang ayah membawakan makanan kesukaan putrinya.

Di sudut ruangan – saya melihat rumah bertingkat yang terbuat dari kertas,

Sebuah meja Altar berisikan deretan sesajen, termasuk jeruk mandarin, dan hio yang selalu mengepul  – ia mestinya pemuja Dewi Kwan Im.

Bahan saat hio mulai memendek, kemudian asistennya menyalakan hio baru, sebelum ditancapkan, putri kesayanganya harus memegang Hio, menjura sambil berdoa di depan peti dan menancapkan Hio itu sendiri. Semasa hayatnya, makanan yang disentuh putrinya selalu menjadi nilai plus baginya.

FIRASAT

Hari minggu lima February 2017 – Yeye masih sempat minta diantar ke  Muara Karang, kondisinya sudah lemah,  diabetes nya menjadi, namun kemauannya keras. Lagi-lagi kepada putrinya ia bilang “hari Selasa, aku mau jalan lagi”

Putrinya, sehari-hari sebagai supplier perusahaan minyak, hanya  menyangka – beliau kepingin diantarkan ke Kopitiam, tempat kumpulan arisan sesama Manula dari Medan.

Teryata dua hari kemudian ia menemui Dewi Kwan Im.

Ibu Tan sekali lagi mengambil Tisu sambal menyeka hidungnya.

Usia sebenarnya 76, namun adat kebiasaan mereka, manakala sudah memiliki cucu, usia bertambah 3 tahun, sehingga menjadi 79. Ibu Tan menjelaskan sambal tergelak sedih, wajahnya sebentar-sebentar dilayangkan ke peti dibaringkan.

Layaknya para pengikut Kong Hu Cu, pada usia 53 – ia seperti mendapatkan bonus ilmu batin berupa memiliki kemampuan “melihat” masa depan. Herannya lelaki berperangai temperamental ini marah kalau orang datang “melihatnya sebagai Dukun lantas  nanya ramalan.”

Tidak lama datang ibundanya, beliau malahan nampak lebih tabah ketimbang putrinya.

Ketika kerabat mulai ramai berdatangan, saatnya kami pamit.

Saat menelusuri karangan bunga tanda duka cita, saya membaca ungkapan dari handai tolan, sampailah “mak jegagik” – dari Persatuan Islam Tionghoa Indonesia – dan nama di bawahnya Anton Medan.

Rupanya almarhum adalah Paman “cer” dari tokoh Preman yang kini menjadi Mubaligh itu.