Perseus Cari Bapak (4)


Seriphos

Akhirnya Perseus dan istrinya Andromeda sampai juga di kerajaan Seriphos. Masih ingat raja Polydectes  (Poly) yang berkeinginan menikahi ibunda Perseus, tetapi membenci sampai mati calon anak tirinya Perseus, dan dibuat rekayasa berupa tugas Perseus mencari Medusa dengan harapan tugas gagal dan Perseus menjadi batu Akik.

Poly – yakin betul bahwa Perseus sudah tinggal nama. Dan obsesinya adalah melamar tetapi memaksa Danae agar mau menikah dengannya. Ia malahan sudah menyiapkan kerajaan berpesta merayakan perkawinannya. Saat keramaian berlangsung, mendadak hadirin menjadi gempar sampai-sampai kambing guling yang biasa dikeroyok terlebih dahulu ditinggalkan begitu saja.

Polydectes, terkejut bukan kepalang melihat sepasang anak muda berdiri didepannya dan mengaku berhasil membawa pulang kepala Medusa.

“Apapun yang kau bawa, ibumu sudah menyatakan ikhlas menikah denganku,” kata Poly.

“Bohong, anakku. Aku tidak pernah mencintai raja Kejam ini. Tanyakan pada adiknya Dictys.” kata Danae. Raja Poly mempunyai adik kandung Dictys yang hidup sebagai nelayan dan banyak menolong Danae.

Perseus yang sudah lama geram merasa diperdaya raja, lalu menyerahkan bungkusan kepada raja. Dan saat bungkusan dibuka, seketika itu ia menjadi batu. Tugas Perseus selsai dan ia bersiap ngebolang ke Argos negeri kelahirannya. Ibunya mencoba menghalangi, tak baik anak membunuh ayahnya. Dorhaka kata dunia manusia.

Namun usaha ibunya tidak mengendurkan keinginan Perseus untuk menemui ayahnya yang pernah membuangnya. Sebelum pergi – Perseus  mengangkat Dictys adik Poly menjadi raja sementara Danea ibunya tetap tinggal di Seriphos.

Masih ingat Acrisius- ayah yang tega memenjarakan putrinya kedalam penjara berlapis perunggu. Raja Argos ini mendengar kisah sukses Perseus mulai percaya bahwa ramalan ia akan dibunuh anak sendiri akan terjadi. Maka sebelum kejadian yang ditakutkannya ada didepan mata, ia meninggalkan kerajaannya dan hidup menyamar menjadi pengemis.

Perseus mengganti kedudukan Ayahnya yang kabur. Sementara itu benda pusaka seperti Sepatu dan Helm menghilang dikembalikan kepada Hermes. Kepala Medusa disimpan oleh Athena bersamaan dengan Pedang dan Tamengnya.

Perseus rupanya paham bahwa menyimpan benda semacam Tosan Aji apalagi langsung dari Dewa – akan beresiko mahluk alam gaib lainnya berusaha merebutnya. Dan hidup menjadi tidak tenang lantaran gangguan tersebut yang kadang tidak terasa secara fisik, namun berpengaruh kepada mental.

Kelak Perseus akan melahirkan putra Herkules.

Pertanyaannya – apakah ramalan mbah Oracle dari Delphy itu tak terbukti.

Dalam suatu pertandingan Atletik Lempat Cakram, si Tua Acrisius yang sekarang menjadi gelandangan datang menyaksikan pertandingan. Seorang peserta bertubuh tegap rupanya mendaftar. Namun rakyat sudah tahu dia adalah Perseus.

Mendengar nama anaknya yang akan dibunuhnya masih segar bugar, Acrisius menyelinap dan bermaksud melarikan diri. Bersamaan dengan itu cakram sudah dilempar oleh Perseus dan entah mengapa angin membelokkannya sehingga berbalik dan mengenai tubuhnya sehingga si Tua Acrisius tewas seketika.

Perseus sangat menyesal kecelakaan tersebut, apalagi korbannya seorang gelandangan. Tetapi hasil test DNA menyatakan bahwa gelandangan ini adalah Raja Acrisius sehingga orang menganggap sebagai takdir. Secara moral ia tidak pernah berniat membalas dendam.

 

Seri Perseus cari Bapa selesai.

Advertisements