Twin Irish Boys


Kami baru saja turun di stasiun MRT Little India. Tujuan ke Choa Chu Kang memenuhi undangan keluarga Indonesia yang lama bermukim di Singapura. Ini peralanan 90 menit naik kereta, tiga kali berganti tumpangan mulai dari Kadaloor, Punggol, Little India dan Bukit Panjang. Tuan rumah – Sofia gadis ayu adalah sohibah cucu saya Anya, jadi pertemuan mereka ini sudah merupakan keharusan yang tidak bisa ditawar.
 
Diantara kerumunan penumpang yang macam cendol banyaknya – maklum hari libur ada Dua kakak beradik bule kembar – dengan ibunya sebut saja namanya MAWAR.
 
Bocah lelaki ini yang belakangan namanya Michael dan Nathan, kembar dari Irlandia ini langsung mengerumuni Anya yang terkantuk menonton Family Finger.
 
Cara mereka melakukan pendekatan unik untuk bocah.. Peres, Strategic. Mula mula mereka membantu Mbak Tini yang mendorong Anya.
 
Lalu mainan mobil mobilan mereka dipinjamkan – setelah semua dapat lampu hijau – mereka berdua minta ijin boleh ikut nonton Ipadnya Anya.
 
Lalu mereka bertiga menyanyikan Baby Finger yang ditayangkan di IPAD.
Bosan Baby Finger, salah satu bocah meminta Angry Bird. Bukan cuma itu saja, telinga Irish mereka mendengar cara pengucapan Anya langsung melakukan koreksi dengan logat Irish.. Jelas beda.
 
Kok ya kebetulan – kami sama-sama menggunakan jalur DownTown (baru), sehingga selama 20 menit dalam LRT mereka bertiga asik bercengkrama.
 
Sebuah persahabatan harus terpisah ketika mereka harus turun di stasiun lain..

Advertisements