Nasi Goreng Dokter Gigi


NASI GORENG DOKTER GIGI ENDANG
Lupakan sejenak hiruk pikuk Sumber Waras.
Menyeberang sedikit dari rumah sakit tua Sumber Waras Grogol yang lagi naik daun lantaran pemberitaan media kami mengajak anda meninggalkan Jalan Kiyai Tapa tempat TKP Rumah Sakit – memasuki jalan Nurdin ke sebuah kedai angkring Mi Tektek.
Disana sudah ada dua pelajar memperhatikan penjual nasi goreng langganan mereka meramu masakan pesanan mereka Nasi Goreng Telur dan Kwetiau Mie Goreng. Apalagi pengunjung masih sepi, jadi seperti istilah penjual Tahu Bulat maka masakan langsung “GORENG DADAKAN..”
Sudah barang tentu, aroma telor ceplok yang mengering pinggirannya sudah bisa terendus disekeliling mereka.
“Baunya kagak bisa kecolong,” kata salah satu anak muda yang tidak ingin disebut namanya.
Anak muda lain yang nampaknya – sang adik malah menimpali…”ini kebahagian pertama sejak libur sekolah..” Sadis kan pernyataan bocah SMU ini.
Detik-detik penjual yang melempar Mie, Rajangan Kubis dari papan talenan gerobaknya ke dalam kuali minyak panas – sambil membelakangi kuali – bagi saya merupakan pertunjukan yang dilakukan oleh keahlian bertahun-tahun.
Anda seperti melihat – orang memindahkan bara arang. Harus cepat dan tepat. Itulah yang dilakukan juru masak ini.
Terletak di jalan Nurdin – Grogol, orang menyebutnya NASI GORENG DOKTER (gigi) ENDANG.
Dan itu True Pitenah – sebab itu nama Tempat Praktek seorang dokter Senior di Grogol yang memang mangkal disana. Bu DrG jelas tidak tahu menahu soal Nasi Goreng, Kwe Tiau Goreng atau Bakmi Goreng yang di depan rumahnya. Rupanya Endang juga diartikan sebagai EndaNGG (ngondek) yang artinya Huwenak Tenan.

Di sebelah lapak ini ada restoran lain Pondol – Pondok Cendol. Tetapi akan diceritakan lain waktu saja.

https://www.facebook.com/plugins/video.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fmimbar.b.saputro%2Fvideos%2F10208279959889686%2F&show_text=1&width=560

Advertisements