Ketemu Gabriel


BERULANG KALI KETEMU GABRIEL

Ia mengaku sebagai Gabriel, kerap datang ujuk-ujuk mak nyuk didepan saya – sebulan sekali. Dan itu menyebalkan sekali.

Ia memanggiL saya sebagai MUSTIKA – bukan MAWAR lho. Karena itulah user name saya saat mencatatkan diri – loggin- ke perusahaan CLOUD-penyimpanan berkas digital di Amerika.

Padahal tutur katanya manis, Mustika bolehkan saya menghapus file anda ?

Lebih lanjut ia mengatakan – Tapi dengan satu dollar saja file akan diperpanjang. Cukup bayar pakai kartu kredit.

Jebakan batmannya – Sekali beli Online ke perusahaan gurem entah berantah, maka dijamin tiap tahun sekali anda akan di debit.. Dan itu sukar sekali menyetopnya.

Sayapun menjawab – HAPUS HAPUS SAJA..
Ternyata dia malah menawarkan perpanjangan masa berlaku berkas asal saya kasih nomor Kartu Kredit. Apa email saya tidak dibaca ya..

***

Ini adalah penyakit kalau jari tangan gatal mencoba barang GRATIS di internet. Satu bulan anda dikasih kesenangan gratisan maka bulan kedua akan datang siksa-kartu kredit.

Padahal anda sekedar icip-icip, test run, test food. Suka dipakai dan bayar – tak suka ya selesai.

***

Dua tahun lalu saya manis-manis menjawab.. Saya tidak tertarik dengan tawaran mereka.. Lha wong ada Google Drive, ada One Drive, ada DropBox, ada Icloud – yang prodeo – mengapa harus bayar. Semua file komputer saya simpan disana.

Tapi pemilik nama mirip nama malaikat ini sepertinya cuma robot – bahasanya itu-itu saja selalu diawali “beberapa minggu lalu”.

Saya membatin “Beberapa minggu dari Hongkong”. Lha wong kejadiannya sudah dua tahun lebih.. Nggak tuntas tuntas. Hapus hapus aja Gabriel. Keluh saya.

Soal kata Hongkong sendiri saya hanya comot bahasa Gaul.. Jadi teman teman di Hongkong jangan lapor Bareskrim urusan penistaan nama kota.

Sementara ini kedatangan Gabriel di bulan Ramadhan saya cuwekin saja. Saya masih ada urusan dengan WinZip yang keika saya menginstal ulang PC, saya tidak bisa menggunakan nomor lisensi saya.. Ada internet Fax yang baru mau stop mendebit kalau saya menilpun mereka di Amerika. Inipun belum saya lakukan.

Pokoknya sekali masuk – susah keluarnya.

13495144_10208328390820429_1771364257738660000_n
Email Gabriel setiap bulan selama dua tahun
Advertisements

RUYI (Sceptre)


Saat menjemput cucu Anya,3, saya pergunakan membaca majalah dinding digital mereka. Lalu pertanyaan mengapa atap sekolah ini kalau dilihat merupakan lima kompartemen membentuk konfigurasi ular terjawab sudah.

Ternyata seharusnya saya melihatnya sebagai konfigurasi “S” bukan ular – dan lima kompartemen pendukungnya merupakan simbolis unsur Tanah, Udara, Air, Angin dan Besi.

“S” tadi  adalah simbol tongkat komando “sukses” – dari jaman kekaisaran Tiongkok yang disebut RUYI.. Para kaisar maupun pendeta jalan dahulu selalu memegang tongkat manakala melakukan perjalanan ataupun peribadatan. Kadang tongkat ini berfungsi sebagai STEMPEL bukti pengesahan negara.

Ruyi sendiri harafiahnya diartikan “as you wish” – maklum jaman dulu Kaisar dan Pendeta perannya sangat dominan. Sekarang berevolusi menjadi “SEMOGA SUKSES”. semoga sukses ya Cucuku..

 

13501822_10208320701388198_24672158403433910_n
RUYI – sumber : E-Bridge homepage
13495215_10208320657747107_8523734454036404434_n
Dokumentasi Mimbar Saputro

Bukan makam keluarga


Karena terbiasa di Bekasi tempat saya tinggal ada  melihat sebagian warga menguburkan kerabatnya di belakang halaman – Maka kebiasaan ini terbawa bawa.
Di satu taman ada tempat berpagar saya melihat tumpukan hebel dengan papan kecil ditancapkan diatasnya.
Langsung saya pingin (pingin tahu) siapa yang “sare” di sana.

Jebul tulisannya Lavender, melati, mawar. Mbok yao pagar bambu gitu napa siy.

image

Jalur Tol Laut Baru


JALUR TOL LAUT – TANJUNG PRIOK (Jakarta) – PELABUHAN PANJANG (Lampung)

Mudik 2016..

Ada 3 trip kapal RollRo setiap hari yaitu 07:00, 15:00 dan 23:00
“Kita target perjalanan 8 jam,”
Tiket Rp 55.000 per orang (kelas Ekonomi).

Selengkapnya

1. Dewasa VIP Rp 255.000
2. Dewasa Bisnis Rp 155.000
3. Dewasa Ekonomi Rp 55.000
4. Anak Ekonomi Rp 35.000
5. Bayi Ekonomi Rp 33.000

Kendaraan

6. Gol I Sepeda Rp 90.000
7. Gol II Motor Roda 2 Rp 115.000
8. Gol III Motor Roda 3 atau Motor Roda Dua di atas 250 cc Rp 180.000
9. Gol IV Sedan, Jeep, dan ejenisnya Rp 475.000
10. Gol IV barang: Mobil Pick Up dan Mobil Box Rp 450.000
11. Gol V Bus Kecil Rp 965.000
12. Gol V Truk Sedang Rp 825.000
13. Gol VI Bus Besar Rp 1.455.000
14. Gol VI Truk Besar Rp 1.275.000
15. Gol VII Tronton Rp 1.720.000
16. Gol VIII Trailer 20 Feet Rp 2.115.000
17. Gol IX Trailer 40 Feet/Truk Gandeng Rp 3.305.000
18. Gol X Alat Berat harga nego

Menurut Hendri Masyarakat yang akan membeli bisa datang ke kantor PT Bahtera di Jalan Roa Malaka Utara No.5-6 Jakarta Barat. Juga bisa melalui telepon 0818228711, 081286682878.

Penjualan Tiket

Bapak Sudarmadi: 0822 3131 9501
Nn. Ella Astuti: 0812 0906 3579
Bapak Washinton: 0813 1594 8225.
Bapak Putranto: 0821 5292 4747.
Nn. Farida Butarbutar: 0821 6274 4715.
Bapak Halim Pradhana: 0813 8828 2933.
Email: alppanjang@gmail.com, alppriok@gmail.com.

Twitter: twitter @infoBDL,

Data yang sering dilewatkan
Kalau pertandingan Piala Eropa 2016 – jarak gawang ke gawang adalah 110 meter, maka kapal Mutiara Persada III, panjangnya 160 meter dengan boot mati 15000 GT. Kapalnya 1991 Pemiliknya anak Lampung – Simon Susilo

 

 

 

 

 

cafetaria-km-mutiara-sentosa-iii
KAFE MUTIARA SENTOSA III – Sumber 

http://www.duajurai.com/2016/06/fasilitas-mewah-kapal-mutiara-sentosa-iii-milik-pt-atosim-lampung-dari-kelas-ekonomi-hingga-kamar-spesial/

 

 

special-room-km-mutiara-sentosa-iii-imelda

http://www.duajurai.com/2016/06/fasilitas-mewah-kapal-mutiara-sentosa-iii-milik-pt-atosim-lampung-dari-kelas-ekonomi-hingga-kamar-spesial/

harga2btiket2btj2bpriok2bpanjang

contact2bpenyeberangan2btj2bpriok2bpanjang

Terimakasih bersama Singa Merah


Ini cerita penumpang Penerbangan Singa merah dari Jakarta eh Cengkareng Propinsi Banten tujuan Singapura. Calon Penumpang ini tiba di bandara Cengkareng pukul lima pagi.

Ceritanya baru saja kopor di scan.. Toa sudah berteriak bahwa Pesawat mereka sudah boarding. Penumpang nomor penerbangan sekian diharap segera masuk PESAWAT…

Kepanikan yang diharapkan datang sudah. Pagi mengantuk menjadi segar lantaran adrenalin terpompakan. Bagaimana tidak. Urusan checkin, imigrasi perlu berapa menit.

Jangan jangan bakal…..

Sampai di ruang tunggu penumpang sudah duduk manis namun belum ada yang masuk pesawat. Namanya ibu ibu langsung arisan info.

“Saya juga dengar pengumuman.  Ngaco tuh.. tapi biarin saja..”- kata mereka seakan hal ini membicarakan Jakarta itu macet.

Rupanya operator kepagian menyetel pengumuman masuk pesawat namun pagi itu.

Kebingungan ternyata diakibatkan karena Singa merah memang terbang tepat waktu..  Jadi Penumpangnya yang bingung..

 

Bahagia itu…


Bagi warga Singapura.. bahagia itu adalah saat libur pagi-pagi mereka bisa naik sepeda dengan keluarga, sarapan pagi di kedai yang banyak tersedia, membawa anak-anak berolah raga.

Selesai.

Kapan ada tabungan ya berlibur ke luar negeri..

Selesai..
Politik… no way..

Sekali lagi ini pilihan..

13495032_10208307934749040_7027336429854475940_n
NARA, hampir 1, sedang mengenakan mode kuncir rambut pancuran, menuju play ground.. Tapi why no helmet?

Indera Lima Seperampat


Indera LIMA seperampat.

Setiap Senin sampai Jumat, antara pukul 08:00 pagi Anya,3, diantar orang tuanya ke sekolah. Letaknya masih satu kluster dan Anya adalah Siswa angkatan Pertama pada sekolah tersebut.

Karena jaraknya tak lebih dari satu tiang goal ke goal lain mereka cukup berjalan kaki meliwati koridor. Tidak sampai lima menit sudah “jleg” menapak di halaman Taman Bermain.

Tapi ada kalanya saat melewati tempat tertentu – Anya melongok di sudut bangunan – ber-HAI HAI sambil melambaikan tangan. Lagaknya seakan ia berbicara dan menolak ajakan temannya.. Lalu ia berkata “aku mau sekolah dulu..I dont want play with you”

Mamanya mau tak mau harus menoleh lalu berbalik melihat teman yang dimaksud oleh putrinya. Yang ternyata di sana tidak ada siapa-siapa.

“Is she naughty? ” tanya mama sambil merasakan sensasi “goose bump..”

“No mama.. he is naughty boy..”

***
Kerap kali saat tidur malam Anya menoleh kearah jendela dan melambaikan tangan seakan ada teman seperti drone melayang dibalik jendela kaca.

Kadang kami meliwati ruang serba guna.. Ruang besar dimanfaatkan warga untuk olah raga.. Banyakan sebagai ruang duka. Namun siang itu ruang tersebut kosong melompong.

Tangan saya ditarik.. Eyang Pa look.. so cute..

Saya tidak berkonfrontasi kecuali “Ok we go there and talk to your cute friend.”

Siapa “cute friend” itu, siapa namanya, jenisnya lelaki atau perempuan, Anya tidak pernah mau membahasnya.

***
Ketika usianya mendekati satu tahun, orang tuanya mengajaknya ke Hongkong. Kami menginap di sebuah hotel di jalan Nathan.. Yang aneh Bayi Anya kejer manakala diajak masuk kamar mandi.

Penyebab yang ini bisa ditemukan, selangkangannya merah. Si Kakek Mimbar terlalu bersemangat menggendong cucunya dengan “Baby Byorn” – atau baby carrier – noak-naik beberapa MRT, melakukan perjalanan sambil kaki anya diplekeh macam menggendong Koala. Akibatnya terjadi iritasi pada selangkangannya. Coba kalau boleh digendong pakai Jarik Batik atau lurik, nggak bakal kejadian tuh.

Itu jawaban logika – persoalannya baru sampai hotelpun Anya sudah menunjukkan rasa tak nyaman dengan menangis.

***

Sebagai anak perempuan, orang tuanya membelikan pelbagai boneka. Saat bermain dengan boneka inilah ia seperti berlatih pidato dengan teman-temannya. Ada yang dimarahi, ada yang diberi apresiasi. Yang merepotkan ketika Anya berbicara dengan boneka yang “maya” yang fisiknya tidak ada di ranjang tidurnya.

***

CEK KONSISTENSI

Biasanya kalau Anya mengeluh dipukul Naughty Boys atau penampakan apa saja, mama dan papanya mengecek konsistensi. Kalau ternyata kemarin dia bilang diganggu Naughty Boys  lalu sekarang Naughty Girls maka cerita semi Demi Gods – dianggap fantasi anak-anak. Soal  mengecek anakpun kudu pakai strategi sebab beberapa bocah kalau melihat sang interogator sangat bersemangat, mereka jadi “cemas” dan memberikan jawaban yang dianggapnya tidak membuat cemas orang tuanya..

PENGALAMAN KAKEK MIMBAR SAAT BALITA

Namun, saya memiliki pengalaman saat TK,4, bermain di bawah pohon Asem yang rindang, namanya musim kemarau kadang ada angin keras berputar. Saat itulah seekor ular seperti turun dari ranting Asem. Mahluk ini membentuk konfigurasi seperti obat nyamuk bakar dan besarnya warnanya seperti obat nyamuk bulat jadul, namun ular tak bergigi ini cuma mengeluarkan lidahnya dan menyentuh dengkul saya sampai ada rasa sensasi dingin. Okay saya pikir “you wanna play, lets play..” – cuman karena dipotak patuk dingin berulang kali – saya mulai curiga ini bukan perbuatan iseng lagi..

Perasaan saya mencoba lari menghindar, namun Ular bertubuh cacing tanah ini dengan mudah menghadang saya. Dan baru menyerah setelah saya beneran lari ke rumah dan menutup pintu.

Ketika saya ceritakan kepada orang tua – mereka menjawab itu Fantasimu, sebab disuruh tidur siang kamu malahan keluyuran. Tapi itupun hanya sekali yang saya ingat sebab saat itu saya marah, kok cerita saya diabaikan. Kelihatannya cucu saya akan mengalami hal serupa.. Lha wong mamanya saja sampai sekarang sering diimpiin didatangi Kakek dan Neneknya yang sudah tiada. Terutama kalau terjadi pertengkaran diantara keluarga.