Positip Thinking= Keyboard Rosak!


Sahabat saya yang setelah pensiun menjadi Marbot alias “kaum” – melalui Asisten Rumah Tangga menyampaikan pesan sms yang isinya .. “Bakda Dhuhur akan main kerumah.”

Begitu ketemu.. usai salaman. Sahabat tadi langsung bilang “positip thinking aja ya pak…” – tentu layaknya orang Jawa ia tak lupa mengucapkan maaf kopang bin kaping.. Saya mulai mencium  gelagat tak sedap..

Soalnya kata Positip Thinking …yang sudah sudah biasanya ada berita yang Tidak Baik (bad news) atau Tidak Baik sampai ancur (Very Bad news)…Atau ada kritik pedas mengenai perilaku saya.. tapi saya nggak boleh tersinggung.. ya istilahnya “positip thinking..itu tadi”

Ia membetulkan letak duduk.. di kursi panjang kami seperti LGBT naik angkot. Dempet..nyaris..

Begini pak!- kata lelaki mantan instruktur beladiri di TNI AU semasa mudanya.

Ia diam sambil wajahnya menekuni lantai..

Masalah Laptop anak saya Pak… Maap ya pak..

Tadi pagi waktu ia buka Laptop…. Lha si bapak, pakai jeda pula bicaranya seperti membacakan pemenang suatu acara kompetisi berdasarkan perolehan SMS.

Saya sudah menebak arah pembicaraan .. mereka protes akan tulisan saya di FB, atau di WA… Duh…

“Kalau dihidupkan cuma  bunyi cuit..cuit.. lalu diam saja diapa apain..  Apa virus ya Pak! .. apa isinya kepenuhan… ” dan segala apa ini apa itu..

Ya ampiyuuun .. saya kira kenapa..

Wah repot menduga duga rusak barang melalui telepathi.. Akhirnya saya bilang bisa dibawa laptopnya dimari …biar saya lihat..

Sahabat saya langsung pamit… hanya beberapa menit beliau sudah kembali dengan putranya dan laptop..

Laptop memang bermasalah tidak bisa dihidupkan lha wong charger tidak disertakan..

Untung saya positip thinking itu tadi..Di gudang ada laptop mangkrak yang baru setahun sudah dut-kapikadut. Laptop itu  milik bungsu saya. Setelah debu saya, charger saya check. Ada lampu biri menyala.   Untung chargernya masih berfungsi.

Ternyata dengan full power..laptop cuma menciut, gelap dan  “melongo”..

Saat bingung – tangan saya nunak-nunuk menekan salah satu keyboard. dan “ang..ing…eng”.. Simbol win7 muncul dilayar.. Setelah itu “melongo lagi”

Untung lagi.. saya punya cadangan Keyboard…yang langsung saya colokkan ke usb port dan voila.. laptop berjalan sempurna..

Saya bilang bahwa Keyboard rusak bukanlah kiamat. Saya menghibur dengan mengatakan laptop susia dua tahun zonder masalah sudah luar biasa. Komputer ASUS saya baru setahun kena masalah dengan keyboard. Menyurati pihak penjual – tiga bulan baru dijawab dan tidak bilang ya atau tidak, sehingga saya cuma balas emailnya “Never Mind”.. alias lupakanlah..

Sahabat dan putranya pulang dengan wajah berseri..

Sekarang saya yang melongo zonder cuwat-cuwit – memikirkan hubungan laptop dengan Positip Thinkingnya dimana..

@mimbar
April 2016

Advertisements