Selamat Jalan Bapak HM Thabrani Daud (mantan) Kepsek SMAN2 BandarLampung)- dan Mantan Walikota Lampung.


Ketika pesan singkat memberitahukan kepergian Bapak Haji Muhammad Thabranie Daud Bin H M. Daud di Pahoman Lampung pada Minggu 18 oktober 2015, maka yang terbayang pertama kali adalah seorang Guru dengan tubuh sedang gemar menggunakan peci hitam.

Cara jalan sedikit menunduk namun langkahnya pasti diikuti gerakan tubuhnya, sedikit mirip cara jalan ala Steve Job hanya beliau tak secepat Jobs.

Kenangan pertama adalah saat menunggang sepeda Fongers – mengajar kami Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab.

Dengan suara berat yang tidak sedikitpun memperlihatkan logat Lampung, bahkan cenderung medok Jawanya, disela pendidikan – ia banyak memasukkan pelajaran Budi Pekerti.

Pak Thab dikenal sebagai Tokoh NU – sehingga tak heran kemampuan Bahasa Arabnya “nyericis”. Ia tokoh yang disegani.

Satu petuahnya adalah – carilah sekolah setinggi mungkin.. Memang sukar untuk sementara orang. Tapi kalau masuk dari pintu depan ndak bisa, ya masuk ewat pintu samping, pintu belakang. Kalau perlu jebol atapnya asal kamu bisa sekolah (impianmu).

Koran Lokal banyak memberitakan keberadaan beliau sebagai Walikota Lampung 1969-1976, namun bagi saya yang masuk SMA pada 1967 – beliau adalah mendiri Sekolah Menengah Atas 2, Tanjung Karang. Pada 1967 saya menjadi Siswa angkatan pertama, menempati gedung baru yang awal-awalnya belum bisa ditempati lantaran masih ada gesekan financial antara PT Haruman (Bandung) sang kontraktor dengan pihak PDK. Masih segar dalam ingatan Pagar dan Gedung disegel salu ada tulisan – Gedung Ini Masih dalam sengketa dyngan CV Haruman – Bandung.
Beberapa tahun kemudian pada 1969, beliau sudah digantikan oleh wakilnya pak M. Yasin.

Ternyata pak Thab – mencalonkan diri sebagi Walikota Lampung dan menang sehingga kegiatan sebagai Kepala Sekolah harus ditinggalkan.

Dua putranya Iwan Sapta (Sapta Nirwandar) dan Alzier Dianis (Ketua DPD Golkar) adalah tokoh pemuda Nasional. DR Sapta Nirwandar – tokoh Pramuka, kemudian sempat menjadi Asisten Menteri Pariwisata. Kalau saya boleh GR pada diri saya sendiri.. Dulu saya bilang kepada teman-teman.. Anak ini bapaknya Walikota, Kaya tentunya, tetapi sekolahnya Lancar Jaya.. Saya meramal (wuih..wuih..) bakalan jadi orang hebat. Saya cuma senang (pada diri sendiri) kalau melihat tebakan tak meleset.

Adiknya – Alzier memiliki karisma mempengaruhi orang. Bicara lima belas menit dengan tokoh DPD Golkar, anda akan langsung terpesona.

Selamat jalan pak Thabrani.. Tabiek dari saya muridmu.

Mimbar.. Oktober 2015

Advertisements