Selamat Jalan Bapak HM Thabrani Daud (mantan) Kepsek SMAN2 BandarLampung)- dan Mantan Walikota Lampung.


Ketika pesan singkat memberitahukan kepergian Bapak Haji Muhammad Thabranie Daud Bin H M. Daud di Pahoman Lampung pada Minggu 18 oktober 2015, maka yang terbayang pertama kali adalah seorang Guru dengan tubuh sedang gemar menggunakan peci hitam.

Cara jalan sedikit menunduk namun langkahnya pasti diikuti gerakan tubuhnya, sedikit mirip cara jalan ala Steve Job hanya beliau tak secepat Jobs.

Kenangan pertama adalah saat menunggang sepeda Fongers – mengajar kami Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab.

Dengan suara berat yang tidak sedikitpun memperlihatkan logat Lampung, bahkan cenderung medok Jawanya, disela pendidikan – ia banyak memasukkan pelajaran Budi Pekerti.

Pak Thab dikenal sebagai Tokoh NU – sehingga tak heran kemampuan Bahasa Arabnya “nyericis”. Ia tokoh yang disegani.

Satu petuahnya adalah – carilah sekolah setinggi mungkin.. Memang sukar untuk sementara orang. Tapi kalau masuk dari pintu depan ndak bisa, ya masuk ewat pintu samping, pintu belakang. Kalau perlu jebol atapnya asal kamu bisa sekolah (impianmu).

Koran Lokal banyak memberitakan keberadaan beliau sebagai Walikota Lampung 1969-1976, namun bagi saya yang masuk SMA pada 1967 – beliau adalah mendiri Sekolah Menengah Atas 2, Tanjung Karang. Pada 1967 saya menjadi Siswa angkatan pertama, menempati gedung baru yang awal-awalnya belum bisa ditempati lantaran masih ada gesekan financial antara PT Haruman (Bandung) sang kontraktor dengan pihak PDK. Masih segar dalam ingatan Pagar dan Gedung disegel salu ada tulisan – Gedung Ini Masih dalam sengketa dyngan CV Haruman – Bandung.
Beberapa tahun kemudian pada 1969, beliau sudah digantikan oleh wakilnya pak M. Yasin.

Ternyata pak Thab – mencalonkan diri sebagi Walikota Lampung dan menang sehingga kegiatan sebagai Kepala Sekolah harus ditinggalkan.

Dua putranya Iwan Sapta (Sapta Nirwandar) dan Alzier Dianis (Ketua DPD Golkar) adalah tokoh pemuda Nasional. DR Sapta Nirwandar – tokoh Pramuka, kemudian sempat menjadi Asisten Menteri Pariwisata. Kalau saya boleh GR pada diri saya sendiri.. Dulu saya bilang kepada teman-teman.. Anak ini bapaknya Walikota, Kaya tentunya, tetapi sekolahnya Lancar Jaya.. Saya meramal (wuih..wuih..) bakalan jadi orang hebat. Saya cuma senang (pada diri sendiri) kalau melihat tebakan tak meleset.

Adiknya – Alzier memiliki karisma mempengaruhi orang. Bicara lima belas menit dengan tokoh DPD Golkar, anda akan langsung terpesona.

Selamat jalan pak Thabrani.. Tabiek dari saya muridmu.

Mimbar.. Oktober 2015

Advertisements

Pembukaan Kembali Pulau Coney a.k.a Pulau Serangoon. a.ka. Pulau Setumu a.k.a Haw Par Island


Sarang Burung Manyar
Sarang Burung Manyar

IMG_0310monkeyssarangmanyarIMG_0100

IMG_0134

Monyet di Pulau Coney Singapore
Monyet di Pulau Coney Singapore

Elang_Gagal

Jalan Semen ada Jalan Papan ada Jalan Unseal - batu-ada
Jalan Semen ada
Jalan Papan ada
Jalan Unseal – batu-ada
Sumber Air (Reservoir)
Sumber Air (Reservoir)

One Island with Three Names: Coney = Serangoon = Setumu

Pulau Coney a.k.a Pulau Serangoon, terletak di Timur Laut Singapura. Pada Sabtu 10 Oktober 2015, pulau ini dibuka kembali setelah sempat ditutup terhadap publik. Sebelum ditutup – pulau ini favorit bagi para peselanjar dan penggemar kamping. Apalagi lokasinya berseberangan dengan Obyek wisata lain yaitu Pulau Ubin (Singapura).

Namun terjadi penyalah gunaan sehingga polusi sampah seperti plastik, botol air kemasan, bekas bungkus makanan, sisa makanan umumnya plastik Mie Instant – beberapa binatang liar seperti Otter (berang-berang), burung, kura-kura dan konon ada Boar (Babi Hutan) sudah terpopulasi dengan makanan manusia – sehingga terlanjur sakit.

Kondisi inilah yang membuat pemerintah setempat menutup pulau ini untuk di NORMALISASIKAN.

Only BiCycles .. No machine

Lantas kenapa nama pulau yang sama bisa ganti bergonta. Tempo lain dibilang pulau Serangoon Tempo lain lagi dibilang Pulau Coney.

Penamaan pulau sampai dobel-dobel ini lantaran orang Belanda yang tapinya Inggris ini sering lupa mencatat bahwa mereka sudah kadung kasih nama pulau lain dengan nama sama. Asal bentuknya mirip Sumatera eh mirip Kelinci (Coney) maka nama itu pula yang diberikan..

Keadaan di pulau ini dibiarkan “rustic” atau alami. Jadi tidak ada penjual Es Cream, Komedi Puter, atau Hot Dog disini.. Anda diingatkan bawa botol minum sendiri.

Teknologi sebisanya dihindarkan karena mengganggu penghuni pulau ini. Untuk tenaga listrik diluar pagar mereka menggunakan Sel Matahari. Bahkan air bilas toilet cukup dari tampungan air hujan (jadi tidak seperti biasanya – air disini mending jangan diminum langsung. Tempat lain sih boleh.

Pohon yang dominan di pulau seluas 50 (dulu 45) Hektar ini adalah Kayu Casuarina (Cemara Hutan). Dinamakan Casuarina sebab daunnya mirip burung Kasowari. Banyak pohon tumbang “pating belakrah” – malang melintang dibiarkan begitu saja.

Tapi ini suatu kawasan tanpa listrik dan kamera pengintai… jadi…

Free Admission
Free Admission

Gara-gara pembukaan Coney Island maka nama daerah Punggol menjadi lebih terkenal. Sebab untuk kesampaian lokasi – anda butuh MRT menuju Punggol – (NEL-Trayek North East Line (HarbourFront- Punggol).

Dan jangan tergantung kepada Taksi sebab untuk sementara ini trayek kering alias “jin buang anak”. Lokasi ini juga tak-jauh-jauh amat dengan pusat latihan pasukan elite “KOPASUS” Singapore dan Peternakan Anjing Ras.

Rekan saya Berty, seorang tokoh Pramuka, penggemar perangko, Tintin, Star Track, dan Senior Wartawan menyebut bahwa jambore Pramuka Sedunia yang ke 23 – pernah di tenderkan untuk dilangsungkan di pulau Coney pada 2015. Namun karena satu dan lain hal tender dimenangkan Jepang. Mungkin mengingat saat itu pulau belum kembali normal.

Jarinya dipatahkan semua


OKRA /LADY FINGERJari-jari -nya di-Patah-kan semua
Untuk makan malam – biasanya mbak Tini – asisten rumah tangga – beli dadakan sayur di Mini Market di Blok Kami.
Biasanya sekitar jam 16:00 ibu beranak satu yang sudah satu tahun ikut dengan keluarga anak saya – siap dengan catatan belanja.
Pulang dari belanja ia mengeluh “sayuran patah-patah semua, dan cuma ini yang tersisa.”
Yang ia tunjukkan adalah OKRA- seperti Gambas(oyong) Kurus . Biasanya – yang dikenal sebagai Lady Finger – Saya tidak bisa menyebutnya dalam Mandarin pertama ditulis dalam aksara Mandarin sementara bahasa Inggris menyusul dibawahnya.
Pembeli nakal kami – kadang para Old Bapak, mungkin sudah dapat “santi-aji” dari sang Istri alias pengarahan bahwa memilih Okra yang muda caranya harus dipatahkan terlebih dahulu untk dilihat bijinya sudah besar atau masih kecil. Sial bener – barang dagangan orang main dipatah-patahin.
Akibatnya mbak Tini tidak perlu memotong Okra lagi, kecuali sedikit merutuk sebab Okra Tua dan Setengah Tua yang kami dapatkan sore ini.
ANG MO
8 Oktober 2015

TIADA HARI TANPA BERUANG (DAN MENJADI BERUANG)


Anya – cucu saya – sangat menyukai tontonan di YouTube – MARSHA and The Bear. Sebuah persahabatan antara anak perempuan berponi dan jahil dengan bekas beruang Sirkus yang sabar.

Lupakan bahwa animasi ini dalam bahasa Rusia Ngelotok, termasuk tulisan-tulisan dalam filem. Semua tokoh dengan ciamik memainkan peranan ala pantomim termasuk Bear. Hanya Marsha si gadis kecil yang bicara, saudara Marsha dan Father Frost (ini cuma muncul sekali – sebagai Santa Klaus).

Begitu Jreng – sang orang tua ke kantor, sekitar jam 08:00 maka eng-ing-eng Anya sudha kasih order “mamasha and thebear” – dan uniknya dia tidak pernah bosan menontonnya sampai kelak orang tuanya datang pukul 8:00 malam.

Anya juga sungguh paham – ada satu orang yang kadang ikut memerankan jadi beruang tua… Saya-kakeknya.

Kalau kami berpisah sekitar dua atau tiga bulan, untuk menggugah ingatan Anya akan saya – cukup dikatakan sandi “EyanPa” – dan wajah Anya akan senyum sambil teriak “Mamasha and the bear”..

RECIPE FOR DISASTER

Filem MNTB ini beredar di Youtube rata-rata satu sesi 6 menit, terdiri dari 51 sesi. Sesi yang paling banyak ditonton telah didubbing ke bahasa Inggris/Indonesia – yaitu “Recipe for Disaster” – menceritakan bagaimana Bear hendak bersantai bermain Catur Rusia dengan lawannya ya dirinya sendiri.

Maksudnya baik dengan Sotoynya Masha membuat adonan bubur dengan menghabiskan seluruh persediaan bahan makanan dirumah sang Bear.. Tidak disadarinya adonan bubur mulai melar, mengembang. Ada adegan – Marsha mencelupkan jarinya mencicipi bubur masakan buatannya sendiri.

Anya cucu saya melihat adegan ini dengan baik. Ketika bermain di taman, lantaran semalam huna deras, ia melihat air menggenang di tempat bermain. Genangan air disapunya agar cepat kering, tetapi saya “kecolongan” – ketika ia memasukkan jari-jari kemulutnya lalu berpantomim seperti Chef Juna kalau memuji masakan peserta yang cocok dilidahnya.

Episode lain adalah “Laundry Day” – bocah Marsha bolak balik kecemplung comberan, atau ketumpahan makanan sampai semua baju habis dicuci. Sambil mencuci baju dan menjahitkan baju baru, Marsha dimandikan dibawah pancuran air… Ada adegan mulutnya menganga menadah tetesan air.

PANON HIDEUNG

Ada kisah sang Bear jatuh hati dan patah hati lantaran ditolak cintanya oleh Bear betina. Bear merayu dengan petikan gitar lagu rakyat Rusia yang “ngeplek” – lagu Panon Hideung kita…hik.. Si Bear betina lebih suka lagu NgeRock…

Beruang yang dikenal dialam bisa patah hati sampai bunuh diri, disini digambarkan menjadi “ngelokro – lantas memakan semua Madu, Makanan yang ada di mesin pendingin sampai habis..” – Marsha menyelamatkan nyawanya dengan mengajarinya lagu rock.. Awal mulanya permainan Rok berjalan seru tetapi – lagi-lagi saat hot-hotnya, Bear mementil lagu Panon Hideung… Jadi gagal semua acara percomblangan..

Mungkin Beruang perempuan kuatir – kalau dia jatuh Cinta kemudian lagu Panon Hideung di klaim negara di luar Rusia, maka bisa keblelibet hukum internasional.

ASLINYA TEMA CERITA MADU DIBALAS SALAK (anjing)

Menurut Wikipedia, filem ini dikembangkan dari cerita rakyat Rusia. Seorang gadis tersesat di hutan lalu berteduh di rumah yang ia temui – ternyata pemiliknya seekor Beruang. Masha kemudian dijadikan pembantunya. Satu saat kangen dengan Neneknya lalu beralasan ke desa untuk memberikan Kue kesukaan Neneknya. Beruang tidak setuju, ia cuma kuatir Marsha akan tersesat di hutan dan nasibnya bisa lebih buruk, Akhirnya disepakati Beruang yang akan mengantarkan kue ke desa. Tanpa diketahui Beruang, masha bersembunyi dibawah keranjang Kue… Setiap beruang hendak mencoba kue, Marsha berteriak seakan-akan dia melihat dari jarak jauh… “Jangan makan Kue-ku itu untuk Nenek..”

Sesampainya didesa Marsha, Beruang dibuat tunggang langgang oleh Anjing penjaga milik neneknya sehingga keranjang jatuh tanpa sempat diserahkan kepada Nenek.. Disitulah Marsha ditemukan..

Dalam satu episode – ada kilas balik Bear digigit anjing…(filem hitam putih).

Gara-gara MNTB, maka Sophia dan Frozen harus terima nasib masuk kardus…T

Coriolis dan Constant Volume Degasser


MUDLOGGING DEGASSER
MUDLOGGING DEGASSER – STANDARD
Tipe ini dinamakan
Tipe ini dinamakan “Si Bocah Miskin” alias Poor Boy System..
Menggunakan Sistem Pedal..
Menggunakan Sistem Pedal..
Gabungan Koriolis dengan Gas Detector
Gabungan Koriolis dengan Gas Detector
cvgt
Degasser “Non Standard” Dipakai untuk lokasi yang sulit dicapai oleh alat degasser standard.

Diantara kelesuan dunia minyak termasuk didalamnya dunia Mudlogging (2015), kok ujug-ujug

Selalu dipasang 24jam tanpa henti..
Degasser MudLogger -Selalu dipasang 24jam tanpa henti..

mendadak saya dihubungi kerabat. Mereka sibuk membuat “tender” yang spesifikasinya menyebutkan beberapa peralatan EXTRA – yaitu Constant Volume Degasser (CVGT) dan Coriolis. Saya tentunya senang sekali mendengarnya – kendati sedikit was-was, pertama ada kecenderunganproyek di Indonesia ini Gagah Perkasa Kuat Finansial.. Tapi seperti mercon terbang.. hanya sebentar berasap lalu ada kata  anti klimax… PENDING bin Sampai ada pemberitahuan lebih lanjut..

Kendati saya tidak terlibat dalam pekerjaan tersebut, tetapi sekedar mengingatkan bahwa pekerjaan yang ditawarkan ini berkelas High Profile sebab mensyaratkan agar memiliki seperangkat alat nama Coriolis – Early Kick Detection dan Constant Volume Degasser.

Untuk perusahaan non PMA, terpaksa saya katakan bahwa di Amerika sendiri pekerjaan ini disebut sebagai 80-Grand Tool untuk Coriolis EKD, sementara untuk GasTrap Constant Volume akan berkisar sekitar 15-Grand Tools. Belum lagi OilCompany selalu meminta ada satu atau dua set sebagai backup.

Namanya alat canggih – kedua mahluk  inipun menghendaki maintenance dan penggantian suku cadang yang rutin dan terbilang mahal. Tapi itu urusan yang mau ikut tender. Saya hanya kepingin urun saran.. Bagi yang masih belum “Ngeh” Coriolis itu apaan dan mengapa ada yang berharga 80 ribu dollar dan ada yang 10 ribu dollar..

Memasang Coriolis – membutuhkan Study, Pipe Work , pemilihan Ukuran yang rumitnya bak bikin jam tangan. Salah ukur sedikit saja, alat akan bertingkah luar biasa. Disamping butuh operator yang terlatih.

MUDLOGGING DEGASSER dengan RIG DEGASSER

Di Rig ada dua tipe degasser yang prinsip kerjanya adalah sama yaitu membuang gas dari dalam lubang. Degasser pertama adalah milik Rig yang namanya Poor Boy Degasser, dan Degasser kedua bernama CVDG (Constant Volume Degasser). Rig Pengeboran akan menghidupkan Degasser ini dengan cara memompakan sebagian lumpur balik yang mengandung gas-alam kedalam satu bejana berbentuk silinder. Gas dimasukkan dari atas silinder – akan melalui filter-filter semacam filter AC sehingga lumbur seperti bergolak kecil dan alirannya diperlambat saat menabrak filter. Saat menabrak filter maka diharapkan gas-gas mulai melepaskan diri. Beberapa filter dengan ukuran berbeda dipasang dalam tabung sehingga lumpur yang tercemar sudah suci untuk dipakai ulang. Rig umumnya menjalankan degasser dalam kejadian.

Picture1
Skema Rig Degasser, memisahkan gas dari lumpur bor seandainya terjadi Kick

Terjadi sumur kick. Aliran gas atau air asin atau air tawar yang terlanjur menendang masuk kedalam lubang bor -dipompakan secara minimalis kecepatan pompanya agar tidak merusak formasi lubang, lalu gas dialirkan kedalam degasser.
Tidak terjadi kick – tetapi sumur banyak mengandung gas sehingga harus dibuang dari lumpur.
Mengganti lumpur atau menaikkan berat lumpur

MUDLOGGING Degasser –  milik mudlogging.

Secara bentuk dan ukuran, milik mudlogger jauh lebih kecil, prinsip kerjanya tidak memperlambat aliran lumpur dengan cara menjatuhkan lumpur ke ayakan gas – melainkan mengaduk langsung lumpurnya dan menghisapnya gas kedalam laboratorium mudlogging untuk dianalisa secara chromatography.

Peralatan “standar” umumnya berupa pipa silinder dilengkapi lubang ventilasi udara – diberi tangkai untuk “pegangan” alat saat rendam seperempat bagian tabung kedalam lumpur di flowline atau di header box. Header Box adalah wadah penampungan sementara lumpur yang dipompakan keatas, keluar lubang bor lalu mengalir melalui talang. Talang dipasang secara miring sehingga lumpur mengalir melalui efek gravitasi dengan sendirinya kedalam sebuah kotak yang diberi nama Header Box, kadang possum bellly.

Pemilihan merendam Mudlogging Degasser – karena disana lumpur sudah mulai sudah pelan jalannya. Lumpur yang pelan jalannya ini sangat ideal untuk sebuah mudlogging degasser. Di dalam degasser berventilasi ini sudah terpasang pula motor dengan tangkai yang diujungnya ada sendok pengaduk. Lumpur yang keburu terperangkap dalam silinder berventilasi tadi kalau diaduk akan menyebabkan sebagian gas yang semula terlarut didalamnya – lalu keluar.

Tapi gas tidak bisa kemana-mana keburu terperangkap dalam ruang tertutup kecuali menerobos ventilasi kecil. Sebelum gas terbuang melalui ventilasi, mudlogger memasukkan selang yang sudah terhubung dengan pompa vacum (hisap) sehingga gas bebas bisa terhisap, termasuk udara segar yang ikut terhisap kedalam alat analisa gas mudlogger .

Tugas mudlogger yang tidak habis-habisnya adalah mengkondisikan posisi degasser agar pada level yang sama. Maksudnya campuran gas dan angin yang masuk kedalam alat analisa gas konstan dan terpercaya. Tapi didunia nyata, aliran lumpur yang dipompakan kerapkali berubah dan efeknya level lumpur noak-naik sehingga tugas mudlogger terkadang banyak habis di atur mengatur posisi. Dan tugas ini tidak bisa diserahkan kepda pihak lain karena butuh “feel”.

Umumnya level dalam headerbox atau possum belly akan naik atau turun bila

Jelas – bila driller mengganti kecepatan pompa
Salah satu pintu lumpur di shale shaker dibuka tutup sehingga lumpur kadang menggenang-kadang surut.
Rontokan serta potongan batuan – cutting- sudah menumpuk didasar HeaderBox sehingga menutup tabung degasser dan pasokan lumpur terhenti
Baut pemegang tabung kendor sehingga tabung melorot bebas kedalam lumpur (tenggelam). Suasana di shale shaker kalau saat mengebor asalah getaran keras..
Mudlogging Constant Volume De-Gasser

Karena gangguan diatas, para ahli mudlogging berfikir keras – dan mereka memperkenalkan teknik “NgeGas” yang pada prinsipnya adalah menyedot lumpur dari header box dan mengaduk lumpur dalam tabung tertentu yang lokasinya tidak kudu didalam lumpur. Bisa diatas tangki lumpur sehingga alat mudah dilihat. Saya pernah terbantu dengan alat ini ketika kami bekerja pada rig yang tidak “mudlogger friendly” ruangan terlalu sempit, dengan shale shaker dibawah dek sedemikian rupa sehingga tangkai pemegang degasser tidak bisa dimasukkan sempurnya (panjangnya kadang 1 meter).

Secara prinsip – lumpur kita pompa, dimasukkan kedalam degasser secara diberi tekanan sehingga lumpur yang keluar membentuk “salju” kata tukang cuci mobil. Karena sudah berbentuk kabut lumpur hitam, otomatis gas akan keluar zonder diaduk. Selama pompa hisap dan tekan milik mudlogger bekerja baik maka pembacaan gas boleh dipercaya. Pompa hisap yang kami pakai kecuali ukurannya besar kalau dilihat-lihat mirip pompa gelembung udara akuarium. Perusahaan mudlogging BHI, menambahkan peralatan peralatan Coriolis buatan Krohne – sehingga mampu membaca Berat Lumpur dan Suhu Lumpur secara realtime.

CORIOLIS UNTUK “WellKick” EARLY WARNING SYSTEM.

Sistem Tradisionil

Company Man dan Mud Engineer butuh data lumpur In (bersih, dipompakan masuk ke lubang) dan lumpur out (kotor). Data yang dibutuhkan adalah debit lumpur, berat jenis lumpur in dan out sebagai data utama untuk menedeteksi kemungkinan gangguan pengeboran seperti loss, kick atau lubang rontok atau dasar lubang masih kotor.

Petugas Rig bernama Derrick Man biasanya yang mengambil contoh lumpur setiap jam, mengukur berat jenis dan viskositas. Untuk debit lumpur, driller menggunakan pump counter ya

Contoh Pemasangan Coriolis di Pompa Lumpur, satu set Coriolis untuk satu pompa.
Contoh Pemasangan Coriolis di Pompa Lumpur, satu set Coriolis untuk satu pompa.
Coriolis Out
Coriolis Out

ng bila dikalikan dengan Ouput pompa dapat menghasilkan harga debit lumpur setiap menitnya. Untuk debit lumpur keluar, alat yang dipakai berbeda, mereka menggunakan semacam sendok bebek yang dipasang di talang lumpur (flowline), bila sendok bebek dengan pegas ini didorong oleh aliran, sebuah potensiometer mengantarkan signal.

DUA MAHLUK BERBEDA – MENGUKUR CAIRAN YANG SAMA

Disinilah terjadi keunikan, dua alat berbeda untuk mengukur parameter yang sama – debit lumpur masuk diukur dengan cara dihitung secara volumetris sementara debit lumpur yang keluar di-ukur dengan tenaga dorong lumpur ke potensiometer yang terdapat dalam pedal sendok bebek. Keunikan lain, pompa lumpur masuk ukurannya adalah bergaris tengah lima inchi, sementara lumpur keluar umumnya talang besar yang dimiringkan sehingga secara gravitasi lumpur mengalir menuju Tangki penampungan. Ada delay pengukuran, kesalahan manusiawi dan yang jelas alat sensor yang berbeda pronsip pengukurannya.

MAGNETIC FLOWMETER – Magnetic Flowmeter – mengambil prinsip Faraday – bahwa bila suatu medan magnet dilewati benda yang konduktip, makaakan terjadi gangguan medan magnit. Bila benda tersebut adalah lumpur, maka magnetic flowmeter akan bereaksi sesuai dengan kecepatan aliran sumur melewati alat tersebut. Alat ini bisa depercaya akurasinya. Satu alat dipasang di pompa masuk (MagFlo In) dan yang lain dipasang di Flowline Lumpur Keluar (Mag Flow Out). Namun alat ini tak lepas dari kekurangan, ia tidak bereaksi terhadap lumpur non-conductive seperti lumpur minyak.

CORIOLIS – mengambil prinsip Coriolis, bila dua pipa dilewati aliran lumpur maka pipa akan bergetar dan memanjang. Prinsip ini dianalogikan dengan selag pemadam kebakaran, bila air dipompakan secara cepat maka selang akan bergetar dan menegang. Ketika aliran air lemah maka getarannyapun melemah.

Kesimpulan
1. Corolis dalam pengeboran – mampu mendeteksi delta flow (in-out) sehingga setiap penyimpangan harus disikapi sebagai indikasi kick  (sumur banjir), atau hilang lumpur (sumur kering).

2. Saat drilling – maka kick yang kerap terjadi adalah “making a connection” – sebab akibat pompa lumpur dimatikan – berat jenis efektip (dinamis) lumpur kembali ke berat jenis statis, situasi rawan ini dapat dideteksi oleh Coriolis dengan adanya aliran keluar sekalipun pompa sudah di stop. Plot connection profile, digabungkan dengan plot connection profile pada trip tank monitoring akan ssangat membantu company man mendeteksi kick atau loss.

 

 

Two tube will vibrate when fluid passing tru.. From Norman Jason ..ZaxxonInstruments
Two tube will vibrate when fluid passing tru..
From Norman Jason ..ZaxxonInstruments
Courtesy Norman Jason - ZaxxonInstruments
Nah ini Coriolis untuk keperluan Early Kick Detection..Courtesy Norman Jason – ZaxxonInstruments

The pictures here is not-mine. I downloaded from Jason Norman (ZaxxonInstrumens) after getting permission from him….