Sampaikan MudLogging walaupun cuma sejam


Sambutan hangat mahasiswa dan Dosen Akamigas Balongan
Sambutan hangat mahasiswa dan Dosen Akamigas Balongan

Mudlogger as Wellsite People
Kalau sudah ngomongin MudLogging saya seperti tidak ada habisnya. Pertama – belum ada sekolah yang namanya MudLogging, yang ada adalah kursus yang lebih ke Aplikasi peralatan tertentu. Kedua jasa mudlogging yang sering disepelekan orang adalah ketika mereka dengan segera melaporkan indikasi gangguan sumur sehingga cepat diatasi dan sumur berjalan dengan selamat….

Beberapa mahasiswa bahkan sempat diracuni dengan pernyataan bahwa menjadi mudlogger adalah pekerjaan ecek-ecek. Pernyataan miring ini yang memang saya luruskan kembali – pasalnya ada mudlogger yang menjadi company man, directional driller dan bahkan CEO perusahaan minyak. Dan mereka semua teman, yang saya kenal dari awal karirnya, beberapa terkadang seperti gelisah saat bekerja, ada yang terkesan “telmi”. Tapi mereka berhasil mentas dari kawah candradimuka bernama mudlogging unit.

Pernyataan miring tadi memang tidak salah – ketika saya mengawali karir di mudlogging, kami tidak pernah dilatih secara khusus mengenai Hal Ihwal Kelakuan Gas… Buku teknik pemboran hanya mengajarkan – bagaimana mendeteksi sumur kick tanpa penjelasan rinci.

Ada connection gas yang tinggi, ada background gas yang naik dan naik tanpa pernah tahu mengapa gas menjadi berulah.. Baru tahu ketika ada suara gemuruh dan lumpur serta cutting terlempar dari mulut sumur sampai ke mudlogging kami.. Itu Blow Out.. Andaikan saja sudah dilatih dengan baik dan benar, kerugian bisa dihindari.

Menjadi mudlogger berarti kesempatan emas mengikuti Kartu Tumbuh Kembang sebuah proses pengeboran.. Mulai dari persiapan penempatan peralatan, menyaksikan menara dirangkai, memulai mengebor, mengalami gangguan sakit seperti well control (Kick, Shut In, Displacing New Mud), loosing mud, well logging, melihat peralatan bor berarah yang dirangkai untuk tujuan pembelokan dan pembentukan sudut tertentu. Mata mudlogger menatap semua peristiwa ini – terlibat didalamnya, merupakan kenangan membekas terpahat dalam hati. Seperti kisah cinta yang gagal – mustahil melupakannya. Kira-kira demikian buat analoginya. Dasar pengetahuan ini, memudahkan profesi mudlogger pindah wesel ke profesi yang menawarkan kesejahteraan lebih baik, misalnya.

Itulah kira-kira yang ingin saya sampaikan didepan hampir 80 mahasiswa Akamigas Balongan, ditemani oleh para Dosen.

Jujur saya agak kecut – sebab hari minggu adalah hari spesial buat keluarga (mereka para pengajar masih dalam usia produktip), entoh rela datang kendati bebrapa setengah main saja. Dan saya teramat menghargai kesediaan itu..

Maka ketika saya bersalaman dengan para mahasiswa tercetus kata (mungkin dalam hati), sebuah doa – semoga mereka sukses mencapai karirnya.

Advertisements