Detektor Bandara Pilih Tebang


“Beep” – sekali lagi detector di Bandara POM, Port Moresby berbunyi panjang..

Petugas keamanan bandara langsung blingsatan seperti PUMA lagi nyusui anak lantas mengendus Impala brondong sedang lengah merumput…

Sejatinya “Mata saya agak “siwer” melihat security berpakaian ala pasukan gegana yaitu coverall (jumpsuit) warna hitam diteriknya airport Port Moresby yang Air Conditioningnya sayup terasa dikulit. Kalau lagu.. fals.. gitu.

Tapi ini masih mending …Ketimbang beberapa bulan lalu mereka berseragam mirip peserta “car free days” di Thamrin – sepatu karet, celana pendek, kaos polo pakai rompi lusuh bertuliskan SECURITY.. Kang Parkir di Hayam Wuruk lebih keren dandanannya.

Yang dicurigai bawa bom… jalannya limbung mungkin selain punya KTP seumur hidup, cucu maka dia orang juga punya peliharaan asam urat dan “madukismo” dalam darahnya … – jenggotnya – uban dikepalanya, tubuhnya – mirip Master Miyagi dalam Karate Kid.

Kalau ibarat batere cap kucing – A3 umurnya boleh diukur duduk pada angka 0.5 dari 1,5 Volt buka bungkus.

Ia mengenakan suspender seperti pak Jaya Suprana.. Saya pikir salah satu suspendernya memang terbuat dari logam yang bikin perkara… Karena Kakek keukeuh tidak mau buka suspendernya.. Iapun digeledah dan petugas menurunkan bahunya kecewa ketika mereka tidak menemukan sesuatu… Juga seperti puma ketika melihat “Impala” kabur kanginan meloloskan diri…

“Beeep” kali ini seorang PINOY (Filipina) usia muda tertangkap detektor… sepatu karet sudah dibuka, kacamata sudah , berikut topi, sabuk.. Tapi lagi-lagi mesin selalu bereaksi “Beep”…

isi kantong diperiksa… sebatang rokok masih tersisa.. Ternyata konon grenjeng (kertas timah) yang memicu detector.. Cerita misterinya… ada ratusan orang mungkin mengantongi rokok – dan selalu dengan grenjeng sebagai pelapis bungkus tetapi mengapa hanya si Pinoy yang dibikin bunyi…

Detector yang sama sebetulnya pernah “ngerjain” saya… alasannya terlalu misteri… Kaca-mata saya mengandung logam.. Persoalannya ada ratusan orang melewati detekor umumnya berkacamata dengan baut kacamata yang sampai sekarang belum pernah diganti pasak kayu melainkan logam… Sayapun pernah melalui detector ini paling tidak 5 kali dan baru sekali dijadikan masalah…

Tapi inilah negeri tempat orang menuai dollar… Apa mau dikata..

Beep Beep Beep panjang.. kali ini misteri lanjutan … Semua lampu merah detektor menunjukkan level “mahluk” yang melewatinya sudah melampau batas keamanan… Padahal kucingpun tidak melewatinya…

Petugas segera mematikan mesin… di reboot istilahnya … Habis tidak ada yang digeledah..

Mimbar Saputro
Port Moresby
18Juni 2014

Advertisements