Kode – TiPi …Lay..


Pria dalam foto ini memarkirkan kendaraannya di tempat yang seharusnya tak boleh parkir. Memang tidak ada tanda Verboden namun secara Singapura, jalan raya bukanlah tempat Parkir.

Biasanya ia akan sekedar membeli keperluan di supermarket ANGMO, atau 7-Eleven atau hanya minum segelas kopi/teh atau bir di  Kopitiam.

Kadang polisi Lalu Lintas yang disini disingkat TP (Traffic Police) datang merazia pelanggar ini.

Yang saya saksikan adalah cari Polantas Singapore menilang mereka dengan cara yang elegan dan JAUUUUH dari kesan mencari kesalahan apalagi menjebak pelanggar lalu lintas padahal dendanya tidak main-main minimal mereka akan kena denda 150 dollar. Putri saya pernah dijemput oleh kendaraan kendaraan perusahaan yang parkir menunggunya didepan Fire Brigade (Bombat, Pemadam Kebakaran), langsung ditilang.

Mula-mula Aparat berseragam biru-biru akan datang dengan motor gede, seakan berparade ia akan mengitari “TKP” layaknya kampanye  kedatangannya. Kalau sudah begini tak jarang pelayan Kopitiam (Kedai Kopi) berteriak seperti menyanyi ” TiPi Lai…, TiPi Lai”  (kira-kira Razia Polantas) dan sebentar saja pengunjung restoran atau siapa saja bertemperasan untuk memindahkan kendaraan mereka, didepan pak Polantas Singapura.

Pak Polantaspun dengan sabar menunggu pelanggar hengkang dari jalan tersebut. Jadi tidak malahan dihalang-halangi seperti yang sering kita lihat dinegeri. Kepingin saya memotret pak polisi in action, tetapi Satrio putra saya pernah melakukan hal yang sama saat menonton F1, dan langsung disuruh menghapus foto dari kamera.

Tentunya tidak semua mampu bereaksi cepat, nah pelanggar yang keukeuh parkir maka perlahan…sekali lagi perlahan didatangi ditengok kiri kanan, dilihat apakah ada pengemudinya (kalau ada apakah hidup atau mati) sebelum ia mengeluarkan kamera dan jepret Plat kendaraan dijepret dari depan, dari belakang.  Secarik kertas dijepitkan diantara wiper dan kaca depan. Pertanda undangan membayar denda.

Biasanya kalau saya bercerita masalah Poltas dinegeri orang, komentar rekan secara defensif mengatakan “Singapore kan negara kecil…” – mungkin itulah sebabnya Poltas di Grogol menurunkan satu team Volly untuk menjebak pelaku “lewat jalur Busway” – Di jalan Latumeten Grogol marangkali satu Resort Polantas habis buat menjebak pelanggar  jalur Busway..

Kesannya kita memiliki DENSUS – Buru Sergap – Pelanggar Busway..

TiPi = TP=Traffic Police

mimbar (dot) saputro (at) yahoo (dot) com (dot) au

Advertisements