Tolong ada benda seperti Bom


Backpack left unattended at Vivo East Coast 3 March 2012

Site : Found maroon backpack left unattended at Vivocity Mall East Coast Singapore (date Saturday 3 March 2012). Action – report the finding to Customer Services.

*****

Namanya hari Sabtu, awal bulan 3 Maret 2012 tak pelak lagi supermarket pada disambangi pelbagai kalangan. Tapi disatu sudut sepi saya kok melihat backpack warna ati-ayam sepertinya menggeletak seperti ditinggalkan pemiliknya.

Jiwa mudlogger yang masih membara membawa saya kepada satu posisi yaitu laporkan segala keraguan didalamnya dan jangan tanyakan mengapa. Maka kepala diputar sampai seperti Golekan Kayu (Cepot alias Astrajingga) asal Jawa Barat – mencari barangkali ada pria berseragam.  Ternyata saya lupa di Singapura rumah penduduk saja tidak pakai Pagar, tidak pakai Siskamling, tidak pakai Satpam.

Akhirnya setengah berlari saya mendekati CC (Custimer Care).. Celakanya antrean yang mau informasi cukup panjang sementara saya seperti masih terbayang “footage” filem ada pria menggandeng backpacker lalu duar, kepala saya pisah dari badan bersama pengunung lainnya.

Lantas datang ide gila, waduh tinggal sehari lagi masuk sebagai usia Sewidak (60 tahun), kok bisa tidak kesampaian.

Akhirnya saya teriak kepada seseorang petugas lelaki “Seduce Me..SeduceMe – maksudnya Excuse Me. Dia kasih kode dengan kerlingan mata keras – Antre Tau!, tapi saya ngotot “I want to report a backpack was left unattended..” – lalu ingat mau pinjam KURSI RODA (wheel chair) kesebut Trolley – sampai petugas Rumah Sakit bilang – this is hospital not supermarket.

Baru dia melirik saya dengan mata redup, seperti saya baru mengembalikan Passport dan KTP serta kartu kreditnya yang hilang. Tapi itu cuma sebentar sebab kebegoan saya nampak garis tebal ketika dia tanya “whereabout?” – Uwalah- Kuiblatpun saya masih BINUN kok ditanya TKP, kenapa kagak sekalian tanya sebelah Barat atawa Timur sekalian.

Mudah-mudahan tidak ada yang menyaksikan bagaimana saya tertatih-tatih mengingat nama toko (Gagal). Tapi nanti dulu, ada satu toko yang namanya dekat dengan status saya diledek ipar “Pakde Lagi Jadi (OSIN)” – ha iya toko OSIM.

Memang tidak terjadi ledakan, tapi heran, setiap beberapa menit dikumandangkan di MRT di Bas-bas bahwa kalau ada benda mencurigakan seperti bungkusan yang tanpa pemilik segera lapor. Kok ya warga Singapore anteng-anteng saja.

mimbar (dot) saputro (at) yahoo (dot) com (dot) au

Advertisements