KW


Perempuan separuh baya ini nampak tajir. Rambut disasak, bercelana panjang dan bukan dari bahan jean, memakai hak tinggi kendati berjalan jauh sepanjang jalan Orchard Singapura. Biasanya dicirikan perempuan Indonesia yang kaya.

Di sebuah pusat pertokoan di jalan Orchard yang menjual barang macam tas kulit, dompet kulit barang bermerek salah satuannya keluaran LV – dia masuk dengan penuh percaya diri. Nampak mengincar sebuah tas bermerek LV.

Transaksipun berjalan mulus. Tas yang ditaksir diatas 5ribuan dollar berpindah tangan. Pembayaran menggunakan kartu Kredit yang diselipkan dalam dompet nampaknya merek LV.
Tapi mata tajam dan terlatih kasir di pertokoan jalan Orchard ini melihat bahwa dompet yang dikeluarkan perempuan adalah bajakan.

Diam-diam Kasir mengirimkan isyarat kepada pihak keamanan Gedung. Perempuan tadi terpucat-pucat karena kedapatan menggunakan barang bajakan. Biasanya pertanyaan ini berujung denda. Tentgunya tidak kecil.

Negeri Singapura makin tak ramah terhadap fans barang “KW” entah KW Premium atau KW nomor dua. Lebih aman pakai mereka biasa tetapi aseli ketimbang merek sohor jebul tetiron. Atau, kalau mau pakai, jauhi Orchard.

Advertisements