Bepergian ala AKU Sesuatu banget


1. Pertama – kalau bepergian, keluargaku paling senang memberi tanda tas atau koper dengan pita merah, biru, ungu. Bagus sih, dari kejauhan kita sudah bisa menebak yang mana bagasi kit. Tetapi teknik ini diadopsi oleh banyak penumpang pesawat terbang, akhirnya ya saat di ruang tunggu bagasi, kami masih harus kalang kalut mencari mana barang bawaan kami. Oh anda bilang kan ada nomor TAG-nya. Berapa detik coba anda bisa mencocokkan nomor tag di tas dan di tangan anda sementara ban berjalan dengan kecepatan macam banci kesiangan.

Sekali tempo bagasi saya nyasar ke Luar Negeri. Waktu ditanya tasnya macam bagaimana (lantaran dulu belum ada HP berkamera), saya menceritakan “sebuah tas kanvas, tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil, ada tarikannya, rodanya dua..” – coba to, ada berapa orang penumpang yang memiliki tas semacam saya. Sejak itu pula, ada pakaian extra saya masukkan kedalam tas kabin… Ya buat jaga-jaga.

Mertua saya selalu memiliki kebiasaan “harus selalu berada digarda depan memberi komando” sehingga kendati sudah tertaih-tatih jalannya tetapi urusan bagasi beliau selalu ambil alih sendiri. Celakanya ukuran bagasi, bentuk bagasi, warna bagasi umumnya seragam dan saya yang repot mengikuti kata hatinya “itu bagasi kita,” yang ternyata salah. Sampai-sampai saya berujar, “Ibu, apakah perlu saya menurunkan satu isi perut pesawat lantaran setiap tas dibilang itu punya kita?”

TIPS- sebelum bepergian, ada baiknya Tas Anda dipotret pakai HP sehingga kalau sampai meleset ngabur ke negeri orang, rinciannya cukup jelas dan membantu. jadi jangan Status saja yang diupdate, bagasi juga harus didokumentasikan.

2. Sering lihat kan begitu pesawat mendarat di tanah air, para penumpang yang di negeri sebrang begitu tertib, mendadak sontak kembali ke jalan yang diredhoi oleh kita sendiri, yakni useluselan berdiri sebelum pesawat berhenti. Lalu rang ring rung tilpun kerabat. Bergegas menuju antrean imigrasi, untuk kemudian balik kerana lupa mengisi kartu dembarkasi. Atau malahan cari dimana kartu sepotong tadi terselip. Padahal kalau mau bawa fotocopy, kan bisa sambil membunuh waktu, surat imigrasi dilengkapi diudara. Dengan teknologi sekarang, rekaman ktp, passport bisa disimpan di hp, atau dikiriimkan keemail kita sendiri

Lum selesai

Advertisements