Spa di Indramayu


SPA

Balong yang tergolong dangkal. Yang dalam bisa mencapai 8 meter dalamnya

Balong-balong (kolam tanah)  air di kawasan Indramayu, seyogyanya digunakan untuk cadangan air manakala pemboran berlangsung.Harap maklum banyak tanaman padi, kolam ikan,  dengan irigasi mengelilingi rig membuat pekerja harus extra hati-hati agar tidak ada klaim ikan mati – atau sawah rusak. Untuk itu selain tangki-tangki air, para pekerja membuat kolam (balong) yang diberi alas plastik sebagai bahan cadong (cadangan) air.

Para pekerja memanfaatkan kesediaan air untuk mandi,  berendam dan cuci pakaian kerja mereka.

Mereka membuat tangga mereka memanfaatkan Palet sebagai jembatan. Ada balong yang dalam ada mencapai 8 meter, saat diisi air dari tanki-tanki atau air sungai membuat orang segera tertarik mandi.

Tetapi disitulah bahayanya. Tanpa filtrasi, endapan lumpur balong lama kelamaan semakin tebal. Konon  ada yang mampu “memegang” kaki perenang sehingga kejang-kejang dan tenggelam. Pekerja pembuat parit disebut orang PARITAN – dan ketika mereka hijrah ke Jakarta – disebut orang Sindang. Biasanya disekeliling balong diberi peringatan “Dilarang Berenang” – tetapi kambing penduduk tidak bisa membaca sehingga tak jarang ikut kecebur.

Advertisements