Ketika (melihat) Manusia bermain Tasbih dari Orchard Road


This slideshow requires JavaScript.

Tasbih kayu ini mengingatkan saya dalam suatu perjalanan di kawasan Cirebon tatkala melewati kompleks makam Sunan Gunung Jati. Biasanya cuma digantungkan di kedai suvenir begitu saja.

Tetapi ditangan pria berbaju merah di Orchard Road – Singapore ini mampu memainkan tasbih selain untuk kesehatan jiwa juga menjadi fit – ia sudah berumur tetapi masih nampak lincah dan pejal.

Angin pusaran yang dihasilkan pria ini cukup tajam juga menandakan bahwa ia bola kayu yang ia rangkai menjadi semacam tasbih bukan barang seringan plastik.

Kadang kita bisa mendengarkan gemeretak suara kayu saling beradu dengan tubuhnya.

Kalau saja ia berpakaian ala Pendeta Budha kita bakalan terkecoh dia seorang Monk ahli KungFu. Tetapi mungkin saja ia ahli kungfu sebab nampak kuda-kuda kakinya begitu kokoh dan kalau diperhatikan staminanya luar biasa, ia bisa bermain tanpa henti dan tidak ngos-ngosan.

Paling-paling mengaso  sebentar untuk meraih botol minum logamnya. Lalu bermain lagi. Wuuut..wuut.

Pria Bertasbih ini kami panggil “Uncle Happy Man..” karena sambil memutar hula-hopnya ia juga bertepuk dan terkadang mengangkat sebelah kakinya. Memutar biji tasbih untuk pria ini ternyata membuatnya menjadi manusia periang dan ramah serta sehat jasmani dan rohani.

Di depannya teronggok aneka macam tasbeh pelbagai ukuran, lalu kliping dari koran setempat mengenai pemberitaannya. Sebuah kardus berisikan koin hasil sumbangan penontonpun nampak disiapkan. Sepertinya atraksi ini diredhoi pemerintah setempat.

Ia bisa dijumpai di pelataran Takashimaya depan Ngee Ann City.

Advertisements