Ketika Singapore Banjir 2010


Bukan rekayasa. Foto juga tidak disamarkan. Memang tidak ada paha bertato, atau lengan “berotot” – tetapi ada banjir air. Aseli.

Judul email di hari Rabu 16 Juni ini aneh Wet-Wet-Wet Wednesday. Rupa-rupanya kota Singapore sedang dilanda percobaan. Banjir di Orchard Road langsung melumpuhkan segenap sendi kehidupan kota. Padahal mereka tidak punya Kambing Hitam seperti warga buang sampah ke kali, warga mendirikan bangunan di Kali. Lha wong kawasan Quay Clarke saja membutuhkanb waktu 10tahun lebih dikeruk dan dikeruk agar kali Singapura tidak menjadi dangkal. Tapi kenapa ya bisa banjir juga…

Lucy Lum dalam Autobiografinya menulis pada tahun 1945, kawasan Tanglin pernah terjadi banjir. Sekali waktu ia terpeleset dan masuk dalam gulungan banjir. Kepalanya terantuk sesuatu dan dalam air ia tak sadarkan diri. Ada rasanya nayaman menyelimutinya. Tiba-tiba sebuah tangan mengangkatnya. Seorang lelaki berkacamata tersenyum sambil mengatakan “kamu selamat..” – Luci lalu dibawa kepinggir. Saat orang mengerubunginya, sang penolong sudah tidak nampak. Luci berteriak memanggil sang penolong, yaitu ayahnya. Jelas saja orang kebingungan sebab tak ada seorangpun melihat Luci bersamanya.

Seorang teman sekelasnya malahan membuat lingkaran dipelipisnya “gila” – katanya. Karena ia tahu ayah Lucy sudah lama meninggal dunia.

Yang unik seorang tetangga pemilik warung tempat ia berteduh membawakan segelas teh hangat dan ia melihat Lucy bukan tenggelam melainkan berenang ditengah banjir. Peristiwa ini membuat Lucy merasa bahwa sekalipun sudah dialam lain sang ayah masih berada mengawasinya.

Lucy lalu mendatangi medium yang bisa memangil arwah di kawasan China Town. Tetapi pesan ayah melalui medium bahwa penderitaan dalam hidup harusnya menjadi semangat untuk berjuang. Jangan sekali-kali mencoba bunuh diri seperti yang ia lakukan ditengah banjir.

Pesan terakhir, jangan menangisi kepergian sang ayah apalagi memanggilnya melalui medium. Perjalanan kedunia teramat panjang dan menyakitkan.

Foto kiriman tetangga sebelah langsung dari Singapore

Advertisements