Tidurpun Bisa Cedera


Sering dong kita bangun tidur bukan segar yang dirasakan melainkan pegal-pegal disekujur badan. Bahkan ada yang sampai “tengeng” alias leher kaku tidak dapat digerakkan sama sekali.

Pasangan hidup saya, Erni, sudah cukup lama mengalami “sempleh” macam burung derkuku patah sayap. Pada bahu kirinya cukup lama. Dikira cuma keseleo biasa. Lama kelamaan kok keseleo makin “minta jantung.” Mirip perangai anggota legislatif kita yang penghasilannya sudah begitu gede, lalu masih neranyak (ngelunjak) minta “Pork Barrel” lebih guede lagi.

Puncaknya – memakai Bra atau baju harus dibantu seseorang. Jangan coba memeluknya. Ia akan menjerit. Lalu masuklah saran-saran yang berbiak macam video PeterPorn. Ada yang menduga – kolesterol. Jantung, Asam Urat, Keropos Tulang, Darah Tinggi, gejala menopouse dan seabreg bujet “mungkin dan mungkin..”

Dan ini dia-eng ing eng. Tak sedikit menyangka akibat di guna-guna (jelas bukan dari istri Muda).

Ternyata penduduk Indonesia se-republik saya banyak yang Profesor-Doktor- dalam mendiagnosa penyakit.Cukup dengar keluhan seseorang maka mereka langsung mendiagnosa dalam hitungan detik secara meyakinkan “Oh Itu Akibat A,B,C dst..” – Mungkin disamakan seperti habis baca koran Suara Merdeka kita enteng bicara politik.

Pemeriksaan dengan MRI – Magnetic Resonance Imaging

Dalam satu kesempatan menghadiri sukuran anak kerabat. Kami bertemu sahabat lama. Sebut saja mbak Nani pensiunan perawat.

Dia menyarankan untuk ke dokter spesiali MRI di kawasan Karawaci. Bahkan beliau bersedia menjadi relawan. Pagi-pagi sudah di RS untuk ambil nomor atas nama Erni (Joki ya..). Dan menunggu proses terapi yang berdurasi lima jam. Setiap hari Senin.

Pemeriksaan dengan Magnetic Resonance Image ini mengharamkan pasiennya batuk. Bisa gagal. Padahal begitu lihat perkakas yang bertebaran, ruang AC yang dingin serta merta tenggorokan terasa gatal ingin ..batuk atau berdehem.

Hanya dokter wanti-wanti minta kesabaran yang tinggi. Singkatnya jangan menyerah. Tidak seperti makan cabe, sekali klethus (kunyah), langsung terasa pedasnya.

AKIBAT POLA TIDUR

Selama ini gejala salah tidur sudah mulai mengetuk pintu kesadaran kita seperti perasaan tak enak saat bangun. Lalu nenek mengatakan “salah bantal..” sekalipun yang salah tidur adalah kitanya.

Cara tidur yang selama ini cenderung menaruh tangannya diatas kepala seperti gaya tidur “Cape Deh” ternyata beresiko. Makin lama sejalan dengan usia tidur yang salah badan mampu membuat “luka dalam”. Persis seperti issue Carpal Tunnel – yaitu cedera akibat jari tangan dan jadi digunakan terus menerus – seperti tugas sekretaris.

Kalau ada yang bilang posisi tidur mencerminkan watak anda. Maka catatan ini boleh diperpanjang, juga mempengaruhi kesehatan anda.

Lho kenapa saya sekarang saya yang ikutan latah jadi Profesor Doktor ya.

Advertisements