Empeh Tongseng pacaran dengan PRT dari PRC Bagikan


Anak-anak berdua kami biarkan berjalan mendahuhului kami. Dibelakang mereka kami hanya melihat tingkah polah mereka yang sedang akur sambil berdoa semoga mereka bisa mengarungi hidup seperti yang dicita-citakan.

Kadang kami bernostalgia betapa mereka sejak kecil “bayi” suidah diajak ke Singapura hanya untuk membuat dirinya agar menjadi adonan mahluk bisa survive dinegeri orang. Masih terbayang saya menggendong mereka karena jaringan MRT belum sebanyak sekarang.

Tiba-tiba si sulung ngekek sambil menoleh kearah kami berdua. “Papa seperti empeh-empeh tua Singaporean pacaran dengan PRT dari PRC.” Alasannya- ia melihat bapaknya berambut putih, pakai kaos putih, celana pendek sampai ke lulut pakai sandal gunung kesana kemari, sesuatu kebiasaan berpakaian yang jarang ia lihat di tanah air.

Lha ke Singapura untuk membuang segala rutinitas sehari-hari termasuk cara berpakaian, eh lha malah anak saya melihat keanehan dari cara saya berpakaian.

Advertisements