Lantai Tertinggi Justru Letaknya di Basement


Marcopolo_lampungMarcopolo dikenal pengembara yang cekatan menulis jurnal perjalannya dan selalu melihat sesuatu dari sudut pandang yang aneh. Nampaknya konsep ini dipakai oleh Hotel Marcopolo di Bandar Lampung.

Bayangkan anda mendapat kamar di lantai tiga (3) misalnya. Sudah barang tentu didepan resepsionis kita akan mencari undak-undakan (anak tangga) menginjak lantai satu, lantai dua dan hup saat kaki sudah mulai terasa berat dan napas tersengal kita sampai di lantai terakhir yaitu tiga (3).

Ternyata saya kecele sebab hotel Marcopolo yang tertinggi adalah lantai 2, sementara lantai tiga malahan ditaruh di ruang basement. Untunglah sampai sat ini saya belum pernah sial mendapatkan kamar di lantai tiga lantaran di ruang ini ada kegiatan bola sodok yang makin malam makin ramai.

Tapi itulah hotel Marco Polo ala Bandar Lampung. Kelak kalau hotel ini menyelesaikan tahap renovasinya dan dilengkapi dengan lift, bisa-bisa angka yang tertera pada lift dari lantai terbawah adalah mulai dari angka 3, LOBBY, 1 , 2.

Marcopolo_lampung_poolTetapi kalau anda membawa keluarga yang suka berenang, inilah satu-satunya hotel bintang 3,5 dengan fasilitas kolam renang yang nggegirisi saking besarnya.

Saat terindah adalah sarapan pagi di beranda terbuka dengan tiupan angin selatan (Lamphung) yang sejuk, lalu perlahan embun ditarik ke kali langit, anda bisa melihat rangkaian pegunungan BukitBarisan seperti bercumbu dengan Selat Sunda. Makan nasi goreng dengan kerupuk udang rasanya sudah manthaB suranthaB.

Lamphung sendiri berasal dari bahasa Cina kuno yang artinya “tempat dimana angin selatan berhembus..”

Date: Wed Sep 4, 2002 1:12 am

Advertisements