Kagetan sepuluh juta


Menguap setelah mendapatkan hadiah sepuluh juta
Menguap setelah mendapatkan hadiah sepuluh juta

Pria berkulit hitam ini sehari-harinya bisa ditemui sebagai tukang parkir dikawasan Grogol. Ruang tongkrongnya sepanjang jalan Muwardi Raya. Badannya tinggi dan atletis seperti layaknya badan pemuda Indonesia Timur. Sempat masuk pergaulan kawasan Grogol yang padat akan narkoba membuatnya ia terjerumus kebenda laknat tersebut.

Suatu saat dalam keadaan mabuk ia berjalan disekitar jalan kereta api tanpa menyadari ada kereta yang melindas. Mamat terserempet dan harus merelakan kaki kanannya di amputasi. Sejak itu hidupnya tergantung pada kedua “kruk” – dan nampaknya itu adalah langkah balik kanannya.

Bulan lalu nasibnya sedikit berubah ketika, Helmi Yahya menemukannya dan memberikan uang sepuluh juta untuk dibelanjakan. Disaksikan puluhan orang, dipagi terik dia berlari kesana kemari dengan bantuan kedua kruknya untuk membelanjakan uangnya sebanyak-banyaknya. Rupanya toko mas yang ditujunya.

Sisa uang digunakan untuk mengucurkan dana segar bagi kios rokok yang dijaga oleh istrinya di kawasan pasar burung Grogol. Kini ia banyak menjaga parkir di sebuah Kedai Soto Jakarta (d/h pak Jenggot).

Advertisements