Jangan main-main dengan (tentu saja) narkoba


Hari Sabtu sore saya bertemu dengan kerabat yang kondang sebagai pengurus LSM. Biasanya kami keluar makan malam bersama. Tetapi, kali ini HP-nya krang-kring terus. Selesai menjawab panggilan tilpun wajahnya ditekuk. baru bicara sebentar, panggilan tilpun meraung kembali.  Yang semula hanya berbicara lirih sekarang mulai dinaikkan seperempat oktav sehingga telinga saya mendengar “saya tidak punya uang..”

Duduk perkaranya, ia mengelola sebuah sanggar bagi anak-anak yang tidak beruntung dalam hidup ini. Beberapa sudah kuliah ada yang masih di SLA.  Ketika menonton pagelaran musik anak-anak ini bertemu dengan teman lain yang nimbrung sambil mengeluarkan benda laknat berupa lintingan ganja. Baru beberapa hisapan, sang narkobawan melihat sekeliling bahwa ada aparat yang mengawasinya. Lintingan dibuang mereka diam-diam menyelinap pergi.

Yang celaka, tidak berapa lama kemudian terjadi razzia dan yang tidak menggunakan digelandang ke polsek. Dilakukan pembuktian uji urin, hasilnya negatif.

Sayangnya yang seharusnya kalau hasil uji negatif kita positif dilepaskan, namun malahan positif harus membayar sejumlah besar uang tebusan yang konon setara 20kali BLT.

Advertisements