Kartu Keluarga


Gara-gara mengurus surat menyurat anak saya dimana Kartu Keluarga (KK)  harus disertakan.

Tak dinyana KK saya sudah tewas dua tahun lalu. Kami harus membuat yang digital, pakai pasfoto dan yang penting kami terkena denda administratif.

Ada yang belum nyadar KK DKI sudah berubah.

Komentar Pembaca

Mas Mim,
Kebetulan dgn kepindahan ke tempat baru, kita coba urus KTP dgn foto latar belakang biru sesuai dgn tahun kelahiran genap.  Ini hanya beda Kelurahan (Antar Kelurahan Dalam Kabupaten) bukan AKAP.  Sewaktu pengurusan di RT/RW lama sih tok cer, satu hari jadi.  Nah lanjut ke alamat baru, karena deket2 Pemilu kemarin ada sedikit tertunda.
Dari RT baru sudah OK, nah mau ke RW, yg berkepentingan mesti langsung datang menghadap pak RW.
Perjalanan masih panjang, Lurah lama, tarik KTP lama, Lurah baru…….tidak punya KTP………
Setelah cari info sana sini, sebaiknya minta dibantu karena KK yg baru akan dibuat dng komputer di Kantor Walikota mBekasi.  Kita dapat bantuan yg baik dan benar setelah sepakat dengan biaya pengganti.  Hari Jumat 17 Apr 2009 kita setuju dengan ahlinya dgn syarat : instant dan KTP lama tidak dikutak-katik. Tadi pagi KTP + KK baru dianter ke rumah.

Plong rasanya, sebagai warga negara, punya KTP baru yg imut2, dan KK yg yahudlah.  Ana rupa ada harga, jer besuki mawa bea.  Meskipun dihati yg paling dalam ada pertanyaan yg mengganjal : kapan aku bisa memperbaiki bangsaku ini?.  Tetangga belakang rumah, sudah 3 bulan menanti sang KTP n KK belum muncul juga.
Salam,  Henry Lumbantoruan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s