Sekali ini saja… minta dispensasi.. menghidupkan listrik


Sekali tempo saya kedatangan seorang dengan klasifikasi ahli komputer. Melihat printer di rumah masih menyala sekalipun tidak dipakai, dia lantas berseru bahwa tantangan tersulit dari perusahaannya adalah membuat tombol “ON” meredup tatkala peralatan tidak diaktipkan untuk beberapa lama.

Ternyata hanya untuk menghemat daya listrik yang bagi sementara kita “cuma kecil,” diperlukan usaha dan biaya riset yang besar.

Belakangan diperusahaan saya manakala komputer tidak dipakai untuk beberapa lama, secara otomatis screen server diubah menjadi off. Jadi tidak ada lagi tayangan gambar atau apa saja di layar monitor.

Hari Sabtu 28/3 saya berada di rumah kerabat yang getol menggunjingkan pemanasan global, kerakusan umat manusia memboroskan energi fossil. Bahkan anggota keluarga mengenakan kaos berthema “hemat energy..”

Namun anehnya manakala pada jam 20:30 diusulkan untuk mematikan lampu barang satu jam, keluarlah dalil pembenaran dari mulut mereka, pertama takut ikan di akuarium akan gelagapan lantaran kehabisan oksigen, kedua filem serial kesayangannya di TV bakalan tidak bisa diikuti.

Akhirnya keluar kata sakti “kali ini kita minta dispensasi tidak ikutan matikan lampu, lain kalau (mungkin) bisa..

Ternyata bicara masih lebih gampang ketimbang menjalankannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s