Galian yang bikin sikecil tambah singset


Jalan yang sudah sempit digali dan dibiarkan terbengkelai sehingga badan jalan makin singset layaknya
Jalan yang sudah sempit digali dan dibiarkan terbengkelai sehingga badan jalan makin singset layaknya

Apa yang terlintas dalam benak kita kita melihat sekelompok pekerja bekerja di tengah terik matahari, diantara lalu lalang angkot, motor, bus tanpa alat keselamatan kerja yang memadai, bahkan diantaranya hanya bertelanjang kaki.  Berarti ada peningkatan pelayanan masyarakat, misalnya sambungan tilpun bertambah banyak atau data internet yang lemot bisa secepat lari srigala.

Sisi negatifnya adalah mereka umumnya akan menoreh luka di badan jalan yang memang sudah bonyok, lalu kabel warna jingga ditarik holopis kuntul baris dan dikubur lalu ditutup kembali. Alhasil badan jalan  aspal jalan rusak, pengusaha yang mangkal disekitarnya terganggu karena pelanggan berpindah tempat. Belum lagi pada musim hujan, becek akan tanah merah.

Dibeberapa tempat, biasanya titik pertemuan kabel dari beberapa arah lantas dibuatkan lubang lebih besar lagi sehingga menyita sebagian badan jalan. Sialnya tanah bongkaran/urugan dibiarkan berceceran ke jalan raya. Repotnya, satu “kuburan kabel” belum padat tanahnya sudah harus dibongkar dengan alasan berbeda. Jadilah trotoar, badan jalan makin amburadul.

Keadaan ini bisa berjalan berhari-hari. Yang ajaib saat galian kabel melewati rumah pejabat militer, seperti para marsekal AU, kok bisa ya jalanan yang dibongkar buru-buru diplor kembali, saat itu juga. Apakah ini berarti ada kable-diskriminasi?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s