Amuk


Rupanya bangsa Eropa, tidak terkecuali bangsa Inggris bingung mendiskripsikan perangai bangsa jajahannya yang cenderung mudah marah, lalu anarki. Kalau dunia kedokteran mengenal darah manusia ada empat, maka secara guyonan getir orang timur memiliki penggolongan darah ke lima adalah Amuk. Tak heran kata amuk diambil dan dijadikan ensiklopedi orang Inggris menjadi AMOCK.

Konon bangsa Inggris juga menilai bahwa bangsa ini bisa mengamuk tanpa harus di provokasi. Apalagi kalau diprovokasi – terang langsung panas membara. Yang kemudian berubah, orang Inggris menganggap bahwa amuk hanya dilakukan oleh kelompok arus bawah, akar rumput kering yang mudah terbakar.

Mungkin mereka melihat dimulai dari sejarah Ken Arok yang mengamuk sejadi-jadinya lantaran keris tidak jadi pada waktu yang ditentukan, amuk raja jawa kepada menantunya yang dinilai mulai membelot kekuasaanya maka sederet-amuk amuk lainnya mengisi halaman berita di dunia.  Saat terjadi kerusuhan etnis di Kalimantan, bebrapa laporan-laporan investigasi mengatakan bahwa para sarjana Doktor, Profesor yang lama bekerja dan tinggal di luar negeri menyempatkan diri kembali ke hutan menjalankan upacara amuk.

Ada demo menghancurkan rumah ibadah pihak yang tidak sejalan dengan kita selalu diberi imbuhan ancaman “kami akan kembali dengan kekuatan lebih besar” – maksudnya tentu saja kalau tuntutan tidak dipenuhi – amuk kami akan lebih besar lagi.

Lalu lihat saja tari kebudayaan kita. Selalu saja yang diketengahkan adalah tari perang. Pedang dihunus, tombak di acungkan. Bagaimana tidak menjadi kondisi bawah sadar untuk mudah melakukan kekerasan atau perang.

Dulu pelajaran bahasa Indonesia selalu membosankan lantaran ibu guru selalu saja memberi contoh dengan Ali memukkul anjing atau Anjing dipukul Ali. Sekarang anak-anak SD akan lebih mudah membuat kalimat “Pertemuan Dewan Guru berakhir AMUK” – Buruh, mahasiswa  berunjuk rasa berakhir amuk,  bermain sepak bola berakhir amuk.

Ada yang salah nampaknya dari generasi ini. Atau memang bawaan Tahun Kerbau Api

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s