Mi Instan


Nampaknya benda ini memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kami sebagai mudlogger. Entah apapun kebangsaannya. Mulai dari Indonesia, Filipino, Thailand, sampai India. Teman-teman dari India kebanyakan memang tidak menyantap mahluk bernyawa sehingga kadang kesulitan dengan makanan di Rig Pengeboran yang serba protein hewani. Untuk itulah mereka tidak pernah absen membawa mi instan yang umumnya buatan kita sangat mereka sukai. Karena saya kuatir dituduh kampanya perusahaan mie, maka sebut saja mi instan.

Saya baru tahu kalau mereka diam-diam menyantap mi instan gara-gara ditengah saya tidur, sepertinya bulu kuduk dan telinga menangkap desiran orang masuk dengan hati-hati. Keesokan hari mereka pada mengaku memasuki kamar secara diam-diam.

Kalau saja Ando sang penemu mi instan melihat dari “alam sana” pasti dia bangga sekali, sebab penganan sederhana buatannya dimakan dari Rig Pengeboran sampai Pesawat Ulang Alik di luar angkasa san.

Advertisements

One thought on “Mi Instan

  1. wah.. rupanya kehidupan orang kerja sama mahasiswa ngga jauh beda ya.. senjatanya tetep mie instan… kalau mahasiswa makan mie instan karena katanya murah dan “kenyang”.. kalo orang kerja ngirit juga nih? hehehe…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s