Air Con Cover


Paling tidak ada empat tahun aircon sudah bertengger ditempat ini dengan nyaman dan damai.

Tahu-tahu datang para penyelidik keselamatan kerja dan menuding bahwa “lubang bukaan” pelindung kipas aircon masih bisa dimasuki “telunjuk” orang sehingga membahayakan. Sebetulnya sih siapa yang kurang kerjaan memasukkan tangan kedalam kipas yang berputar. Namun peraturan keselamatan berpendapat lain.

Akibatnya kami yang mengawaki unit mudlogging di Australia ini harus memesan penutup tambahan lain dengan bukaan yang lebih kecil. Masalahnya, aircon membutuhkan sirkulasi udara yang cukup besar, jadi kuatir kalau diperkecil bukaannya bakalan membawa sengsara lebih lanjut.

Lalu ingat kipas angin rumah. Tingginya tak sampai satu meter, hanya dilindungi kawat yang jempol anak gemukpun bisa berlalu. Celakanya, saya menjadi pakde tidak populer lantaran setiap melihat balita keponakan yang biasanya baru belajar berjalan, suka sekali tangannya menggapai kipas angin tersebut. Kalau saya terlalu cerewet mengingatkan kepada orang tua sang balita “ngglidik” biasanya wajah sang orang tua yang tidak terima. Lho ini masalah safety, nanti ada tangan puthul yang disalahkan pakdenya juga. Bagaimana ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s