“Wikimuers Over 100”, Pak Mimbar “is the Best!”


Sejak diluncurkan pada 25 September 2006 (paling tidak begitulah yang tercatat dalam data anggota-anggota pertamanya), situs jurnalisme warga Wikimu (http://www.wikimu.com/) makin lama makin banyak mendapat perhatian warga. Bukan hanya di Jakarta atau di tempat-tempat lain di Indonesia, pengakses Wikimu juga ada yang berasal dari mancanegara.

Penulis: Berthold Sinaulan – Pemred Suara Pembaruan dan anggota http://www.wikimu.com

Sampai Jumat, 9 Mei 2008, pukul 14.00 WIB, jumlah anggota telah mencapai 2239 orang. Walaupun bisa jadi lebih dari setengahnya, atau di atas 50 persen, merupakan anggota pasif, dalam arti hanya menjadi anggota dan membaca tulisan serta terkadang mengomentari tulisan yang ada. Namun mereka tak pernah atau mungkin belum sempat menulis berita, artikel, cerita pendek atau sejenisnya, dan mengirimkan foto untuk Wikimu.

Meski begitu, ada juga sejumlah anggota Wikimu – atau sering pula disebut Wikimuers – yang terbilang aktif menulis dan mengirim foto. Berdasarkan data dari seorang teman kerja yang kemudian saya lengkapi sendiri, inilah daftar Wikimuers Over 100, atau para anggota Wikimu yang tulisan (dan fotonya) telah mencapai 100 karya atau lebih.

Inilah daftarnya, yang meliputi nama dan jumlah karya, termasuk data pertama kali mendaftar sebagai anggota Wikimu, yang diperoleh pada 9 Mei 2008, pukul 14.00 WIB.

1.Mimbar Saputro – 443 karya (07/01/2007)

2.Bajoe – 215 karya (26/09/2006) + Bayu Wardhana – 14 karya (25/09/2006)

3.Micky Jo – 202 karya (10/09/2007)

4.Berthold Sinaulan – 174 karya (27/02/2007)

5.Gus Wai – 166 karya (10/10/2006)

6.Retty N Hakim – 134 karya (02/02/2007)

7.Imamedy – 118 karya (02/01/2007)

8.Rahmah Hasjim – 106 karya (15/08/2007)

9.Ukirsari – 105 karya (13/04/2007)

dan yang hampir masuk dalam daftar adalah:

10. Panji Kristo – 97 karya (08/11/2007)

11.Prima Sp Vardhana – 96 karya (04/02/2007).

Jadi jelas, Pak Mimbar is the best!

Advertisements

One thought on ““Wikimuers Over 100”, Pak Mimbar “is the Best!”

  1. Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari — Pramoedya Ananta Toer.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s