Barang-barang faulty dalam rumah kontrakan [baru]


Anak saya dan teman-temannya ketika memasuki apartemen di Holland Vista, hanya manggut-manggut saja ketika acara serah terima kunci. Kendati melihat beberapa peralatan yang tidak berfungsi diam-diam mereka memperbaikinya. Namun ketika kami serah terimakakan kunci pada hari Minggu 4 May 2008, gantian sang pewaris main klaim lantai kotor, serep keramik yang disimpan di bawah bak cuci piring katanya menghitam , ,dinding kamar mandi berlumut, kran tidak seperti 4tahun lalu dan mereka menagih 600 dollar untuk sarana membersihkan lantai dan dinding.

Belajar dari kesalahan yang kerap menimpa mereka, kebetulan kami ada di Singapura. Setelah “cabut” dari Holland Avenue dan “tancap” di jalan Telang maka saat memasuki rumah Talang tak lupa setiap setiap sudut yang tidak sesuai dengan kontrak didokumentasikan agar pemilik tidak bisa mengelak dikemudian hari. Sebetulnya secara instink – kami tidak suka dikatakan rewel. Namun manusia tidak satu sama lain sulit diramalkan.

Sewa rumah 2000 dollar per bulan bukan jumlah kecil. Sikap kooperatif sering disalah artikan sebagai kelemahan. Pikir-pikir tidak heran mereka memiliki banyak rumah dan apartemen dimana-mana kalau bukan raja tega.

Kotak pos ternyata tidak memiliki kunci dan tidak terkunci

Tidak ada anak kunci pada pintu masuk. Hanya digunakan rantai dan kunci gembok kuningan ATS.

Tidak ada kunci belakang pada gerbang geser. Diganti oleh gembok “tricycle” 263

Mesin cuci semula Toshiba AW-A5550E ternyata gagal untuk spinning dan membuang air. Diganti oleh merek lain Fisher&Paykel DC09 pada akhir April 2008.

Toilet Cover tidak aseli terlihat dari warna penutup yang kekuningan. Kran disebelah kiri kami ganti dengan kraan shower terutama untuk keperluan membersihkan toilet.

Pemanas Air bekerja dengan baik tetapi kraan sudah “loncer” – alias goyah dari kedudukannya

Kunci Pagar belakang tidak memiliki anak kunci lantaran sudah berkarat diganti dengan gembok kuningan Trcicycle 264 yang juga berkarat. Terpaksa dibelikan kunci putih ABUS.

Kran Taman sudah loncer (oglek)

Dinding tembok yang pada ngelotok- terkelupas

Wastafel bocor dengan serep ubin dibawahnya. Masalah biasa, mudah diperbaiki namun namanya anak-anak kos, justru yang biasa ini yang diabaikan sehingga bertahun-tahun sang kebocoran mencadi malapetaka ketika reaksi kimia sabun, lemak, kotoran menempel erat-erat dengan ubin dan sulit dipulihkan.

  • TV Panasonic yang tidak memiliki remote dan hanya bisa diatur dari channel (-) bukan channel (+)
  • AC bekas dengan satu kompresor untuk tiga kamar. Kamar pertama didepan bahkan mengalami kebocoran dan tidak dingin sehingga harus dipanggil teknisi. Ketika kami datang, tiga AC kamar tidak memiliki remote control – mungkin penjual AC bekasnya belum mendapatkan seken-nya.

  • Dan inilah canggihnya. Begitu masuk halaman semua keuangan harus beres-res. Bonusnya barang pemilik rumah dionggokkan di halaman depan dan menyiita kamar makan. Dia minta waktu 2 bulan untuk mengambil barangnya, tapi nol minggu bagi kami memberesi rekeningnya.

Lemari dapur sudah mulai berlubang.

Advertisements

One thought on “Barang-barang faulty dalam rumah kontrakan [baru]

  1. Wah..
    itu dimana pak?

    Kebetulan saya juga sementara ini tinggal di singapura. di hougang.

    untung apartemen diurus perusahaan. meskipun cuma sekamar berdua sama teman, tapi cukup nyaman.

    salam kenal

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s