Di Rig angin Paskah tidak mendatangi kami


telur_paskah.jpgSaya tidak merayakan Paskah. Namun ikut bergembira sebagaimana layaknya warga Nasrani yang merayakannya. Tentu maksud saya adalah bakalan ada makan-makan atau pesta seperti layaknya di tanah air.

Saat menilpun kerabat, saudara yang saya tahu mereka merayakan hari besar keagamaan yang tidak sama dengan saya, diantara suara anak-anak berlarian dan main PS saya mendengar terdengar bunyi porselin beradu dengan logam. O alah rupanya mereka pesta. Saya sedikit salah editorial maksudnya mengucapkan Selamat Paskah, tahu-tahu yang muncul dimulut Selamat Menjalankan ibadah Paskah.

Mudah-mudahan saya tidak di demo dan di tuntut membuat pernyataan minta maaf.

Tapi yen dipikir-pikir mungkin lebih baik salah ketimbang beberapa kerabat dekat saya yang sudah menajiskan bersalaman dengan saudaranya sendiri dalam pelbagai kesempatan sekalipun bukan keagamaan. Misalnya mengucapkan selamat menempuh hidup barupun mereka takut dimarahi penguasa alam sebab berbaikan, akur terhada sesama manusia ciptaannya. Dan konon ancamannya tidak main-main sebab bisa diganjar kartu merah gagal masuk Surga kelas Super Executive.

Lalu seperti biasa saya ditanya, bagaimana paskahan di Australia tepatnya di Rig Australia. Pertanyaan ini jelas salah alamat, namun saya tetap mengamati juga keadaan di rig kami. Pertama tentu saja bingung sebab teman para buleawan dan buleawati dari Australia, Amerika, Inggris, Skotland, Norwegia terkesan mendengar kata Paskah sama dengan seseorang mengatakan bahwa Hillary Clinton sebagai Capres Amerika adalah pendukung serangan Amerika terhadap Iraq. Beda dengan umat Srani (maaf pakai generik) sebab di tanah air menghadapi Paskah wajahnya seperti kucing baru menelan ikan peda.

Paling yang membedakan, di meja makan kami ada telur berwarna warni, ukurannya biasa dihasilkan ayam kampung yang kurang protein, kecil-kecil. Tapi setelah dibuka ternyata coklat sebuah merek berinitial “C”.

Sementara itu ada pesta “alam” sedang mengintip dari arah Timur Laut yaitu angin Cyclon lagi. Bakalan boyongan dari Barrow Island ke Perth, cari-cari penginepan.

Selamat Paskah 2008 kepada teman-teman yang merayakannya. Semoga damai bukan hanya dimulut tetapi diturut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s