Mebel lipat ala IKEA diciptakan Kamprad secara tidak sengaja


Ikea membuka gerainya di Perth pada bulan Februari 2008 ini. Berarti Perth memasuki urutan ke 273 gerai yang tersebar di 36 negara. Maka virus raja mebel Ingvar Kamprad mengenai mebel yang kokoh namun murah sebentar lagi akan mewabah di Perth seperti yang pernah digemborkan mereka Katalog IKEA dibaca lebih banyak dari kitab manapun di dunia.

Ingvar Kamprad Elmtaryd Agunnaryd atau IKEA adalah alamat saat ia memulai bisnisnya pada tahun 1943. Waktu itu usianya masih 17tahun. Sekarang ia menjadi orang terkaya no 4 didunia dengan kekayaan 36,5 biliun dollar. Peminum berat namun dengan gaya hidup sederhana. Publik masih melihatnya mengendarai Volvo jompo yang berusia lebih dari 15tahunnya dan selalu menekankan perlunya para eksekutif IKEA hanya menggunakan pesawat murah meriah dalam menjalankan bisnis malang melintang di global.

Pria yang dalam usia 81 tahun masih nampak rapih seperti produksi mebelnya ini ternyata menyimpan rahasia.

Ia adalah penikmat Neo Nazi – yang kondang karena menguber-uber Yahudi. Di Swedia ia adalah anggota geng Nordic Youth atau Pemuda Hitler. Saat para musuh bisnisnya menggunakan kelemahan ini untuk membangkitkan sentimen anti Nazi dan memboikot produksinya ia malahan memuat surat terbuka. “Anda pernah muda bukan, pernah melakukan sesuatu dimasa lampau yang setelah dipikir-pikir bertahun kemudian terasa betapa lucu dan bodohnya kelakuan tersebut..” – lalu orang ingat apa yang pernah dikerjakan oleh warga kerajaan Inggris yang berpakaian ala Nazi lantaran kagum akan disiplin balatentara tersebut.
Dengan pengakuan terbukanya para pekerjanya malahan menyerukan “Ingvar, kami berada dibelakangmu. Famili IKEA.”

Karyawan IKEA dididik agar hidup secara hemat, kerja keras dan sederhana. Mereka dilatih agar dapat menghasilkan karya yang tepat guna bagi banyak orang. Sukses anak petani ini tidak terjadi begitu saja. Mula-mula ia berjualan apa saja dari pena, pensil, ikan dan saham. Kenapa tiba-tiba ia menjadi pengusaha mebel terjadi secara ketidak sengajaan. Ketika mereka memasukkan meja kedalam sebuah bagasi mobil, tiba-tiba seorang karyawan mengatakan copot saja kakinya lalu lipat dibawah meja agar termuat dalam kompartmen. Dan eureka maka lahirlah furniture seperti meja, kursi yang dijual dalam ujud terlipat pipih.

Soal ia menjadi peminum berat dalam ini ia berujar “Saya tidak punya rencana menyetop kebiasaan minum, sebab itulah satu-satunya yang mampu mengancam hidup saya..” katanya setengah bergurau. Yang serius, ia melakukan detox paling tidak tiga kali dalam setahun. Masing-masing sebulan lamanya.

Rekan-rekannya melihat tidak ada celah bagi Kamprad untk pensiun. “bagilah hidupmu dalam satuan 10 menit, dan korbankan sedikit saja maka kamu sudah menyiakan waktu dalam hidupmu.”

Kamrad melihat dirinya sebagai seorang bidan. Ia selalu membidani proyek satu dan lainnya.

Kebahagiaan itu bukan karena anda meraih cita-cita, kebahagian adalah saat kita mengeksekusi cita-cita kita,”

Indahnya saat memulai sebuah pekerjaan yang harus dinikmat. Istilah tidak mungkin, harusnya dihapus dalam kamus hidup.

Nampaknya dunia belum jenuh akan produksi mebel lipat. Beberapa store dibuka di Saudi Arabia membawa tiga orang meninggal dunia dalam desakan berebut vouvher diskonto mebelnya. Di Inggris, enam orang masuk rumah sakit ketika 6000 pemburu diskon berdesakan hendak membeli sofa kulit buatannya.

Kini apakah virus yang sama akan melanda Perth?

Advertisements

One thought on “Mebel lipat ala IKEA diciptakan Kamprad secara tidak sengaja

  1. kalo diswiss IKEA diplesetin jadi Idioten Kaufen Einfach Alles .. karena dengan layoutnya yang mirip bazar (semua digelar) akhirnya orang (yang idiot) jadi lupa dengan shopping listnya dan malah mborong barang2 yg indak tapi sebenrnya dia ndak butuh. Ntar dirumah baru aja nyesel ..

    *sekedar sharing, tidak bermaksut ngenyek siapapun juga*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s