Menonton Demo Memasang Pelampung


Pasang Pelampung
Demo memasang pelampung sering tak diperhatikan dengan cermat oleh penumpang

Setelah berdiri mematut-matut jaket pelampungnya, pria paruh baya dan bertopi namanya ini tiba-tiba meniup peluit sehingga menarik perhatian penumpang mudik Merak Bakauheni di hari kedua lebaran 1 Syawal 1428H (2007).

Rupanya beliau adalah Anak Buah Kapal (ABK) yang sampai serak suaranya menerangkan cara menggunakan baju pelampung (life jacket) , jika terjadi keadaan yang tidak diinginkan.  Namun reaksi sebagian besar penumpang seperti kurang perduli. Atau memperhatikan dengan pandangan kosong mungkin karena kelelahan selama melakukan perjalanan atau udara laut yang berhembus membuat penumpang mengantuk.

Ada yang tiduran dan ada yang mengobrol dengan sesama penumpang atau melayangkan pandangan menikmati teduhnya laut semilirnya angin berhembus.  Salut kepada bapak berkumis yang tidak jemu-jemunya menerangkan cara penggunaan jaket pelampung.

Masih terngiang ucapannya, “kalau ada aba-aba meninggalkan kapal, bapak dan ibu harus berkumpul ke lantai atas. Kita sekarang ada dilantai atas. Yang ada di dek bawah semua harus ke atas.”

Siap pak!

Advertisements

One thought on “Menonton Demo Memasang Pelampung

  1. biar kata jg arahan panjang lebar tetap aja yang namanya mau kecelakaan gak bisa dihindari mungkin udah nasib kita para penumpang kali ya,ups

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s